KSEI Sosialisasi Perlindungan Investor Pasar Modal di Manado

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong agar investor di memanfaatkan Akses

TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong agar investor di Sulawesi Utara (Sulut) memanfaatkan Acuan Kepemilikan Sekuritas (Akses) untuk perlindungan di pasar modal.

"Masyarakat yang menjadi investor di Sulut harus manfaatkan Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes)," ujar Kepala Unit Pengelolaan Efek KSEI Fitriyah dalam sosialisasi kepada sejumlah media di Manado, Selasa (8/5/2018).

Hal ini Akses merupakan fasilitas perlindungan investor Pasar Modal Indonesia, serta memberikan informasi terbaru tentang pengembangan infrastruktur yang tengah dilakukan KSEI.

"Investor dapat memantau langsung portofolio investasinya pada lembaga yang memang diberikan mandat untuk menyimpan data portofolio investor sesuai Undang-Undang Pasar Modal yaitu KSEI. Jadi, ibaratnya investor itu memiliki akses langsung untuk melihat investasinya di sistem kami," ungkapnya.

Berdasarkan data KSEI per akhir Maret 2018, saat ini Manado menempati urutan ke-15 jumlah investor terbanyak dari 34 provinsi di Indonesia, dengan jumlah investor sebanyak 7.038.

Dari jumlah tersebut tercatat sebanyak 3.267 investor yang berdomisili di kota Manado atau menempati urutan ke-1 yang terbesar di provinsi Sulawesi Utara.

Adapun jumlah investor di Pasar Modal Indonesia hingga akhir Maret 2018, telah mencapai 1.216.278 investor, yang mencakup investor pemilik Efek, Reksa Dana dan Surat Berharga yang diterbitkan Bank Indonesia.

Sosialisasi dan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran investor untuk senantiasa memanfaatkan fasilitas AKSes untuk mencegah penyalahgunaan wewenang dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Fonny The mengungkapkan KSEI merupakan satu di antara lembaga agar investor di BEI semakin nyaman saat berinvestasi. Hal ini Karena ada tempat yang menyimpan saham tersebut, yang bisa diakses langsung.

Saat ini jumlah investor di Sulut yang menggunakan Akses untuk memantau sahamnya masih sedikit dari 7.380 investor, hanya 1.040 yang memantau.

Padahal hal tersebut sangat bermanfaat.

"Kedepannya kami harapkan masyarakat semakin paham mengenai KSEI dan memanfaatkan fasilitas yang diberikannya," ungkapnya. 

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved