Buka Pandangan Korut, Kim Diberi USB oleh Moon: Juni Bertemu Trump di Singapura
Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In dilaporkan memberi USB kepada Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In dilaporkan memberi USB kepada Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.
USB itu diberikan ketika keduanya bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea di Panmunjom 27 April lalu.
South China Morning Post melaporkan Senin (7/5/2018), dalam USB itu, terkandung rencana untuk menghubungkan China dengan dunia.
Rencana tersebut bernama "Peta Ekonomi Baru Semenanjung Korea", dan dipresentasikan Moon pertama kali pada 2017 lalu.
Dalam USB dan buku yang diberikan Moon, terkandung cetak biru mengenai kerja sama dua Korea di bidang ekonomi. Untuk mencapainya, dibutuhkan tiga "sabuk".
"Sabuk" pertama menghubungkan pantai timur dengan Rusia untuk kerja sama bidang energi dan sumber daya.
Kedua merupakan kerja sama untuk menghubungkan pantai barat, dan bertujuan menyatukan transportasi serta logistik.
Sementara "sabuk" yang terakhir menyatukan wilayah perbatasan dua Korea untuk kepentingan pariwisata.
Moon juga menyertakan adanya kerja sama di bidang pipa gas dan jaringan kereta antar-Korea yang juga menghubungkan China, Rusia, dan Eropa.
Adapun Korea JoongAng Dailymemberitakan, dalam USB tersebut juga terdapat rencana untuk mendirikan pembangkit listrik.
John Delury, pakar Korut dari Universitas Yonsei berujar, pemberian USB itu merupakan bentuk usaha Moon untuk memberikan dukungan bagi ekonomi Korut.
"Moon seolah berkata kepada Kim 'Kami serius untuk bekerja dengan Anda demi mewujudkan impian Anda; menjadi negara makmur di Asia Timur'," kata Delury kepada Axios.
USB merupakan benda yang tidak asing di kalangan orang-orang yang melarikan diri dari Korut. Sebab, isi di dalamnya berperan untuk meneguhkan keputusan mereka.
USB tersebut biasanya berisi film Hollywood, musik Korsel atau K-Pop, dan drama Korsel yang dilarang diputar di Korut.
Trump-Kim Jong Un Dikabarkan Bertemu di Singapura pada Juni
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan bakal menggelar pertemuan di Singapura.
Kabar tersebut diembuskan media Korea Selatan (Korsel), Chosun dan Yonhap, seperti dilansir South China Morning Post,Minggu (6/5/2018).
Dalam sepekan terakhir, Panmunjom diyakini mempunyai peluang besar bakal menjadi lokasi perundingan Kim dan Trump.
Sebab, Trump begitu terpukau dengan perhatian dunia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea yang digelar 27 April lalu.
Namun, sumber internal Korsel menjelaskan bahw Kim dan Trump sepakat untuk menunjuk Singapura sebagai pihak ketiga.
Selain itu, jadwal pertemuan pun mundur dari akhir Mei menjadi pekan ketiga Juni setelah pertemuan G7 di Kanada pada 8-9 Juni mendatang.
"Namun, ada peluang Panmunjom kembali dipertimbangkan mengingat Trump yang begitu sulit diprediksi," demikian laporan dari Chosun dan Yonhap.
Adapun Trump pada pekan lalu (4/5/2018) menyatakan bahwa tanggal pertemuannya dengan Kim telah ditetapkan. "Kami bakal segera mengumumkannya," tuturnya.
Kabar pertemuan itu terjadi setelah KTT yang dilakukan Kim dan Presiden Korsel Moon Jae-in menandatangani Deklarasi Panmunjom.
Dalam deklarasi itu, Korsel dan Korut sepakat untuk melakukan denuklirisasi di Semenanjung Korea dan membawa era perdamaian di kawasan tersebut.
Sementara itu, China, sekutu utama Korut, berusaha agar mereka tidak terpinggirkan selama proses negosiasi tentang Semenanjung Korea.
Pada Sabtu (5/5/2018), Direktur Komisi Luar Negeri China Yang Jiechi menelepon Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengenai perkembangan Semenanjung Korea terbaru.
Juru Bicara Kemenlu China Lu Kang menyatakan, kepada Pompeo, Yang menegaskan krusialnya posisi Beijing dalam proses perdamaian semenanjung.
"Kami berharap semua pihak mempertimbangkan pendekatan 'dua arah" yang ditawarkan China, dan bekerja keras demi mendapatkan perdamaian di Semenanjung Korea," kata Lu. *
Artikel ini telah dimuat di kompas.com dengan judul: Hubungkan Korea Utara dengan Dunia, Kim Jong Un Diberi USB oleh Moon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bertemu_20180508_000412.jpg)