Hadapi Sidang Tuntutan, Dirut First Travel : Kami Siapin Mental Saja

"Kami siapin mental saja, kita liat saja nanti," kata Andika saat ditemui wartawan, Cilodong, Depok, Senin (7/5/2018).

Hadapi Sidang Tuntutan, Dirut First Travel : Kami Siapin Mental Saja
TRIBUNJAKARTA.COM/MUSLIMIN TRISYULIONO
Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (11/4/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Tiga terdakwa bos PT First Travel, Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasibuan, dan Siti Nurhaida Hasibuan alias Kiki Hasibuan akan menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Ketiganya akan mendengarkan tuntutan jaksa dalam sidang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan dana pembayaran calon peserta umrah First Travel digelar di Pengadilan Negeri Depok, Senin (7/5/2018).

Pantauan TribunJakarta.com, mereka tiba di gedung Pengadilan Negeri Depok pukul 08.53 WIB.

Ketika ditemui wartawan, Andika mengatakan tidak memiliki persiapan khusus dan rencana dalam menghadapi tuntutan.

"Kami siapin mental saja, kita liat saja nanti," kata Andika saat ditemui wartawan, Cilodong, Depok, Senin (7/5/2018).

Sementara ketika ditanya langkah yang akan diambilnya bila tuntutan JPU lebih tinggi dibanding perkiraan.

Direktur Utama First Travel ini hanya menjelaskan akan menyiapkan nota pembelaan.

"Ya nanti kita siapkan nota pembelaan," ujarnya.

Sebagai informasi, sidang perdana yang dijalani tiga terdakwa bos First Travel ini digelar pada pertengahan Februari 2018.

Selain menyangkut nasib puluhan ribu calon jemaah Umrah, sidang ini menuai sensasi karena sempat menghadirkan artis Vicky Shu dan Syahrini sebagai saksi.

Sementara itu, Direktur Utama Andika Surahman dan istrinya, Annisa Hasibuan didakwa melanggar pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 372 KUH junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Terdakwa Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, adik Annisa djerat pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun total kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 905,33 miliar dari total 63.310 calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan.

Ketiga terdakwa terancam hukuman penjara 20 tahun lebih sampai seumur hidup.

Editor:
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved