Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Massa Koko Tersebar Hingga Tingkat Jaga, Tim JS-Oke Prediksi Menang 85 Persen

Relawan Koko akan terus melakukan sosialisasi di tengah masyarakat pasca-mendapat kejelasan dari penyelenggara Pilkada, KPU dan Panwaslu.‎

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Koko dan JS-Oke. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Konstalasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) 2018, semakin menarik disimak.

Ini menyusul hadirnya kelompok kolom kosong (Koko), yang menamakan dirinya relawan koko ke permukaan secara nyata.

Billy Munaiseche, ketua relawan kolom kosong Kabupaten Mitra, diwawancarai TribunManado.co.id, Minggu (6/5/2018), akan terus melakukan sosialisasi di tengah masyarakat pasca mendapat kejelasan dari penyelenggara Pilkada, KPU dan Panwaslu.‎

"‎Struktur pengurus kolom kosong dari tingkat kabupaten hingga jaga. Ke depan kami akan pasang bahan sosialisasi kolom kosong," kata Billy.

Keberadaan relawan kolom kosong di Minahasa Tenggara dalam waktu dekat ini akan melaksanakan deklarasi.

Saat ini berdasarkan struktur yang ada 2.436 orang, tersebar di 501 jaga, 144 Desa kelurahan dan 12 Kecamatan, sudah gencar bermanuver di masyarakat.

"Penempatan di setiap jaga tiga orang dan desa kelurahan 10 orang, sedangkan kecamatan 15 orang. Kami sudah menyiapkan 2.000 kaus KoKo untuk disebar ke masyarakat," bebernya.

Memilih kolom kosong, karena di dalam surat suara ada dua pilihan, pasangan calon dan kolom kosong dan relawan Koko tertarik untuk memilih itu.

"Ada pendapat yang mengatakan bahwa kami pendukung koko ada masalah pribadi dan sakit hati tidak seperti itu. Kami ingin Kabupaten Mitra lebih sejahtera dan berdemokrasi,"‎ pungkasnya.

‎Di tempat terpisah, kubu pasangan calon (Paslon) James Sumendap -Jesaja Jocke Legi (JS-Oke), calon bupati dan wakil bupati Mitra, yang diusung delapan partai politik menerangkan, hasil survey interen kekuatan di desa dan kelurahan se Mitra.

"Rata-rata desa menang. Kami berikan 10 ribu sampai 15 ribu kepada kolom kosong tetap masih unggul, namun yang tim khawatirkan gerakkan masyarakat tidak memilih karena ada yang berpikir tidak datang memilih karena berpikir sudah menang sehingga tim JS-Oke ajak mereka untuk datang memilih," tutur Semmuel Montolalu, sekretaris tim JS-Oke sekaligus sekretaris DPC PDI Perjuangan Mitra.

Di desa kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan, pihak memprediksi akan unggul di angka 80 sampai 85 persen.

Ini dikarena masih ada sejumlah daerah yang pemilih fantik T2 (Telly Tjanggulung) mantan Bupati Mitra.

"Mereka mau pergi memilih atau tidak, sudah tak masuk hitungan. Kami berusaha capai 85 persen dan 15 persen untuk kolom kosong asalkan semua datang memilih. Untuk Ratahan berusaha sampai 80 persen dan Pasan masih jauh di atas keunggulannya," kata dia.

Adapun wilayah persebaran kolom kosong di Kabupaten Mitra, ada di wilayah Kecamatan Ratahan, Tombatu Timur dan Kalait.‎

Geliat masyarakat relawan Kolom Kosong (Koko) di Pilkada Mitra 2018:

• Punya Struktur Kepengurusan dari Kabupaten Hingga Tingkat Jaga

• Jumlah Sementara Struktur 2.436

• Setiap Jaga 3 orang relawan, desa kelurahan 10 relawan dan kecamatan 15 relawan

• Bakal sebar 2.000 kaos KoKo

• Bakal pasang bahan sosialisasi KoKo

(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved