Parlemen Inggris Ancam ‘Panggil Paksa’ Mark Zuckerberg
Kami berharap dia akan merespons dengan positif permintaan kami, tetapi jika tidak, komite akan memutuskan untuk mengeluarkan panggilan resmi
TRIBUNMANADO.CO.ID, LONDON - Anggota parlemen Inggris, Selasa, (1/5/2018), mengancam akan mengeluarkan surat panggilan resmi kepada CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk bersaksi atas isu kebocoran data, setelah dia menolak hadir.
Zuckerberg bulan lalu dicecar oleh Kongres Amerika Serikat (AS), tetapi mengirim salah satu anggota eksekutifnya untuk menjawab interogasi dari komite budaya dan media Majelis Rendah.
Anggota parlemen sedang menyelidiki penggunaan data Facebook yang dilakukan oleh perusahaan konsultasi politik Inggris, Cambridge Analytica, serta fenomena "berita palsu" dan keterlibatan Rusia dalam menyebarkan informasi yang salah secara online.
Dalam suratnya untuk Facebook, ketua komite Damian Collins mengutip laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Zuckerberg akan bersaksi di hadapan Parlemen Eropa pada Mei dan memintanya untuk datang ke London selama kunjungan yang sama. "Kami ingin sidang di sini berlangsung sebelum 24 Mei," tulisnya.
"Kami berharap dia akan merespons dengan positif permintaan kami, tetapi jika tidak, komite akan memutuskan untuk mengeluarkan panggilan resmi untuk kehadirannya ketika dia nanti berada di Inggris."
Mengabaikan panggilan resmi dapat mendorong tindakan dari Majelis Rendah, meski sebelumnya, ancaman itu biasanya sudah cukup untuk menghadirkan saksi, demikian AFP. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mark-zuckerberg_20180112_144143.jpg)