Wilayah Dumoga Bersatu Usulkan Pembangunan TPA, DLH Bolmong Menyesuaikan Lokasi

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bolaang Mongondow mempersiapkan lokasi pembangunan tempat pembuangan akhir di wilayah Dumoga dari survey 6 kecamatan

Wilayah Dumoga Bersatu Usulkan Pembangunan TPA, DLH Bolmong Menyesuaikan Lokasi
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Abdul Latif Kepala DLH Bolmong 

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

LOLAK, TRIBUNMANADO.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow sedang mempersiapkan lokasi yang rencananya akan dibangun tempat pembuangan akhir di wilayah Dumoga.

Abdul Latif Kepala DLH Bolmong berkata kepada Tribun Manado Rabu (2/5), ada 6 kecamatan yang sedang di survei yakni Kecamatan Dumoga, Dumoga Timur, Dumoga Barat, Dumoga Tengah dan Dumoga Utara serta Dumoga Tenggara, sama menginginkan adanya lokasi TPA di wilayah tersebut.

“Saat pemkab melaksanakan Musrenbang beberapa waktu lalu, masing-masing kecamatan seluruhnya mengusulkan untuk dibuatkan TPA,” kata Latif.

Latif menilai, keberadaan TPA di wilayah ini memang seharusnya ada, mengingat satu-satunya TPA milik Pemkab Bolmong cukup jauh dari 6 kecamatan tersebut.

“Wilayah bolmong cukup luas, sementara TPA milik Pemkab baru ada di desa Inuai. Kalaupun dibuatkan tempat pembuangan sementara dikhawatirkan tak mampu menampung,” jelasnya.

Meski demikian, tim DLH masih akan menyesuaikan kelayakan lokasi yang nantinya telah dipersiapkan tiap kecamatan. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk pembuatan lokasi TPA.

“Sesuai dengan undang-undang nomor 18 tahun 2008, ada 9 poin penting yang harus dikaji dalam pembangunan TPA,” jelasnya.

Syarat Lokasi Tempat Pembuangan Akhir menurut UU nomor 18 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.
Yakni, TPA tidak boleh berlokasi di dekat danau, sungai dan laut.

Kondisi Geologi :
Tidak berlokasi di zona holocene fault (sesar aktif).
Tidak boleh di zona bahaya geologi.
Kemiringan zona harus tidak lebih dari 20 persen.
Tidak boleh pada hutan lindung atau cagar alam.
Bukan daerah lokasi banjir.
Jauh dari pemukiman penduduk.
Batas lokasi harus jelas.
Tanah calon lokasi TPA hibah dari masyarakat atau tanah milik daerah.
Calon lokasi yang disiapkan lebih dari 1 hektare.

Masyarakat Dumoga berharap adanya TPA sehingga masalah sampah bisa teratasi. "Kami inginkan adanya tempat pembuangan sampah agar masyarakat tak membuang atau membakar sampah sembarangan," kata Rudy warga Dumoga.

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved