Menteri Rini Tak Terima Percakapannya dengan Dirut PLN Disebar, Pilih Lapor Polisi

Menteri BUMN Rini Soemarno telah melaporkan penyebar pembicaraan yang diduga diedit untuk menampilkan adanya bagi-bagi fee proyek

Menteri Rini Tak Terima Percakapannya dengan Dirut PLN Disebar, Pilih Lapor Polisi
TRIBUNNEWS
Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Dirut PLN Sofyan Basir 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah melaporkan penyebar pembicaraan yang diduga diedit untuk menampilkan adanya bagi-bagi fee proyek gas dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir.

Menteri BUMN Rini Soemarno
Menteri BUMN Rini Soemarno ()

Rini mengatakan, kasus yang mecemarkan nama baik tersebut telah ditangani oleh pengacaranya.

“Jadi kemarin saya berikan kuasa untuk pengaduan dan pelaporan kepada polisi. Jadi sekarang sudah diserahkan kepada polisi prosesnya, kita menunggu aja secara hukum hasil dari penyidikan dari polisi,” ujarnya saat di temui seusai site visit di Jakarta, Rabu (2/5).

Sementara itu, Staff Khusus Menteri BUMN Wianda Pusponegoro menjelaskan, secara pribadi Rini Soemarno telah menunjuk kuasa hukum dan secara resmi sudah dilaporkan kepada Bareskrim Polri per tanggal 30 April 2018.

Menurut Wianda, motif dan penyebab dari kasus tersebut sudah menjadi ranah dari penegak hukum.

“Kami hanya melaporkan ini ada tindakan yang secara sengaja kemudian mengedit isi pembicaraan yang mengindikasikan seolah-olah ada pembagian dan sebagainya,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Di sisi lain, menurutnya hal ini adalah tindakan yang secara sengaja dilakukan untuk mencemarkan nama baik seseorang.

“Tapi masalah siapa yang kita adukan itu kita serahkan ke aparat kepolisian karena sampai sekarang belum ada informasi yang lengkap,” tambah Wianda.

Wianda menjelaskan, beberapa hal yang di laporkan yakni adanya kegiatan yang dilakukan secara sengaja untuk mengatur isi percakapan yang dibuat seolah-olah ada indikasi hal-hal yang tidak patut. Kedua, penyebaran ini berdampak langsung kepada kredibilitas nama baik Menteri BUMN.

“Di satu sisi ada upaya pencemaran nama baik, tentunya hal itu menyangkut kredibilitas Kementrian BUMN, Menteri BUMN, dan PLN. Kami minta polisi untuk kemudian tindak lanjuti,” jelasnya.

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved