Steven Kandouw Mengaku Terharu Dengar Aspirasi Pekerja PT Freeport Asal Sulut
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mendengar langsung uneg-uneg puluhan pekerja PT Freeport yang sudah setahun ini disanksi perubahan
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mendengar langsung uneg-uneg puluhan pekerja PT Freeport yang sudah setahun ini disanksi perubahan tambang asal Negeri Paman Sam itu.
Mereka mewakili 700 pekerja Freeport asal Sulut yang bernasib sama.
Usai mendengar penyampaian mereka, Wagub Sulut Steven Kandouw mengaku merasa terharu.
Ia berpendapat jangan buruh dijadikan komunitas untuk negosiasi. Later belakangnya menyangkut divestasi saham 51 persen.
"Masalah investasi butuh dijadikan komoditas. Nasib orang banyak jangan jadikan komunitas, ini bahaya, merupakan contoh buruk kelak jangan sampai terjadi di Sulut," kata Steven saat acara May Day i a Fun Day di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (1/6/2918).
Ia berharap para pekerja Sulut di Freeport bersabar meski sudah setahun ini belum ada kejelasan nasib
"Pak Gubernur punya kemampuan menyampaikam aspirasi ke pemerintah pusat," kata dia.
Wagub mengaku baru mengetahui persoalan ini ketika disampaikan pada forum ini, andai lebih cepat diketahui, minimal isu ini bisa dibawa ke pemerintah Amerika Serikat
"Waktu lalu Dubes AS untuk Indonesia datang ke Sulut, sayang saya baru tahu masalah ini," ujarnya menyesali. (
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/may-day_20180501_144841.jpg)