Mengenal Tanda dan Gejala Kardiovaskular, INKAVIN Sulut Share Ilmu
Ikatan Ners Kardiovaskular Indonesia (INKAVIN) Sulut menggelar seminar dan workshop tentang Gejala Kardiovaskular di Aula Serbaguna
Penulis: Chintya Rantung | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Chintya Rantung
MANADO,TRIBUNMANADO.CO.ID-- Jantung adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
Untuk mengenali penyakit ini saat penanganan pada pasien yang berada di puskesmas dan rumah sakit.
Diperlukan tenaga medis yang tahu dalam mengenal pasien penderita Kardiovaskular atau penyakit jantung secara baik dan benar.
"Sejatinya perawat itu harus tahu dalam penangan awal setiap penyakit. Karena perawat adalah mitra kerja dari dokter spesialis penyakit apapun termasuk gangguan pada jantung.
Dan bukan hanya itu dalam profesinya perawat berada di posisi depan pintu gerbang saat pasien datang berobat di puskesmas ataupun di rumah sakit," kata Veibe Undap Skep, Mkes Ketua Ikatan Ners Kardiovaskular Indonesia (INKAVIN) Sulawesi Utara saat menggelar seminar dan workshop di kantor walikota Sabtu (29/4).
Dalam seminar dan workshop yang digelar Ikatan Ners Kardiovaskular Indonesia (INKAVIN) Sulut di Aula Serbaguna kantor walikota Manado kepada para perawat se Sulut.
"Untuk memberikan edukasi bagaimana peran perawat kardiovaskular terhadap kegawatan penyakit jantung.
Agar para perawat mengetahui bagaimana cara mengenal penanganan penyakit gangguan jantung hingga jantung koroner.
Mengenal tanda dan gejala saat menemukan pasien yang datang berobat di rumah sakit ataupun puskesmas," sebutnya.
Dikatakanya, selain tahu bisa dibagikan ilmunya kepada teman-teman sekerja hingga di daerah pelosok.
"Menjadi seorang perawat itu tidak boleh cepat puas dan nyaman tetapi harus terus belajar dalam memperdalam ilmu profesi seorang perawat. Salah satunya mengembangkan ilmu pengenalan akan dunia jantung seperti apa, anatominya dan penanganannya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180430_145101.jpg)