Kebakaran di Perkebunan Sia, Satu Korban Ditemukan Meninggal dengan Kondisi Mengenaskan

Korban bernama Eben Eser Gaib (18), laki-laki warga Desa Sia, Kecamatan Kotamobagu Utara, ditemukan dengan kondisi mengenaskan.

Kebakaran di Perkebunan Sia, Satu Korban Ditemukan Meninggal dengan Kondisi Mengenaskan
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Kebakaran di perkebunan Desa Sia, Kecamatan Kotamobagu Utara, Sulawesi Utara, satu korban ditemukan meninggal, Sabtu (28/4/2018) pukul 02.30 Wita dini hari tadi. 

KOTAMOBAGU, TRIBUN - Kebakaran di perkebunan Desa Sia, Kecamatan Kotamobagu Utara, Sulawesi Utara, satu korban ditemukan meninggal, Sabtu (28/4/2018) pukul 02.30 Wita dini hari tadi.

Korban bernama Eben Eser Gaib (18), laki-laki warga Desa Sia, Kecamatan Kotamobagu Utara, ditemukan dengan kondisi mengenaskan, karena sebagian tubuh hangus terbakar.

Menurut saksi, kakek korban Mijan Balangsak (63) mengatakan, korban mempunyai kelainan (ab normal).

"Saya dan korban tinggal bersama di gubuk (sabua) berukuran 6x4 di perkebunan Sia. Pukul 22.00 Wita, korban dan saya tidur. Tiba-tiba mendengar suara anjing menggongong di luar gubuk," ujar Mijan Balangsak.

Penasaran, karena suara anjing lebih lama makin keras, maka keluar untuk melihat dan meninggalkan korban dalam keadaan tidur.

Hanya sekitar lima menit, kembali lagi.

"Saya kaget gubuk tersebut terbakar. Lalu saya berusaha memadamkan dengan cara menyiram, namun api semakin besar," ujar dia lagi.

Melihat api membesar, langsung meminta bantuan warga di kampung Sia.

Jarak tempat tinggal dengan perkambungan cukup jauh yakni 500 meter.

Kapolsek Urban Kotamobagu Kompol Muslikan mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dengan sebagian tubuh terbakar.

Dugaan sementara korban meninggal dunia diakibatkan karena kebakaran. Karena di tubuhnya tidak ditemukan tindakan kekerasan. Kemungkinan api berasal dari obat nyamuk bakar.

"Kami akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Apakah murni karena kelelaian atau ada faktor lain," ujar Muslikan. (Tribunmanado.co.id/Vendi Lera)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved