Breaking News:

Ini Permintaan LSM Bobato saat Memperingati Hari Kartini

Puluhan perempuan di Kotamobagu melakukan aksi damai di hari Kartini ke-139 di Lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (25/4).

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Aksi damai di hari Kartini ke 139 tahun 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Puluhan perempuan di Kotamobagu melakukan aksi damai di hari Kartini ke-139 di Lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (25/4).

Dalam aksi damai ini, mereka meminta Polres Bolmong mengusut tuntas kasus perempuan yang selama ini belum tuntas.

Mereka juga meminta Pemerintah dan Dewan Perwakilan Daerah Kotamobagu, membuat peraturan adat, agar membuat efek jera kepada pelaku kekerasan perempuan anak serta trafficking.

Para pendemo membawa kertas bertuliskan stop kekerasan terhadap perempuan dan anak, stop trafficking. Serta usut tuntas masalah perempuan.

"Kami meminta semua kasus perempuan yang selama ini tidak tutas harus segera diselesaikan," ujar Koordinator Demonstrasi, Erni Tungkagi dari LSM Bobato.

Menurunya, pihak kepolisian juga harus menghukum pelaku sesuai dengan perbuatan.
Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Muslikan mengatakan, akan mengusut tuntas kasus perempuan dan anak ada di Polres Kotamobagu. "Kami akan lebih aktif lagi dalam penyelesaian kasus perempuan, baik traffciking maupun kekerasan lainnya," ujar Muslikan.

Ia menambahkan, semua laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti.
Sementara itu Aparatur Sipil Negara mengikuti upacara Peringatan Hari Kartini ke-139 di lapangan Boki Hotinimbang,

Upacara juga dirangkaikan dengan apel Korpri dan hari otonomi daerah ke-22 tahun. Pjs Walikota Kotamobagu, Muhammad Rudi Mokoginta, bertindak sebagai inspektur upacara.

"Saya sampaikan perempuan di Kotamobagu, harus ikut membangun. Sebab sekarang tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki," ujar Rudi Mokoginta. (ven)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved