BEI Canangkan Masyarakat Nabung Saham di Bitung

Bursa Efek lndonesia bersama dengan Kecamatan Maesa dan Tim Penggerak PKK Kota Bitung mencanangkan Masyarakat Nabung Saham untuk kesejahteraan

BEI Canangkan Masyarakat Nabung Saham di Bitung
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Bursa Efek lndonesia (BEI) bersama dengan Kecamatan Maesa dan Tim Penggerak PKK Kota Bitung 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bursa Efek lndonesia (BEI) bersama dengan Kecamatan Maesa dan Tim Penggerak PKK Kota Bitung mencanangkan Masyarakat Nabung Saham.

Hal ini merupakan upaya untuk memperluas inklusi pasar modal melalui perangkat pemerintahan wilayah.

"Pencanangan Masyarakat Nabung Saham ini merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan investasi di masa depan khususnya di Kota Bitung," ujar Direktur BEI Nicky Hogan dalam pencanangan yang dilakukan di Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (25/4/2018).

Tujuan kegiatan tersebut untuk mengajak warga khususnya Kecamatan Maesa untuk mulai mempersiapkan masa depan melalui investasi di pasar modal dengan menyisihkan dana secara teratur.

lnisiatif program ini lahir dari kepedulian istri Wali Kota Bitung Khouni Lomban Rawung tcrhadap anggota Tim Penggerak PKK Kota Bitung yang dipimpinnya, agar memiliki pengetahuan dan keinginan untuk berinvestasi di pasar modal.

Untuk itu, Kantor Perwakilan BEI Sulut bersama menggandeng MNC Sekuritas cabang Manado sejak Februari 2018 telah melakukan 15 kegiatan edukasi di kantor kecamatan dan setiap kantor kelurahan.

Selain itu, Kantor Perwakilan BEI Sulut bersama dengan MNC Sekuritas cabang Manado akan menuntaskan 10 kegiatan edukasi lanjutan sepanjang April hingga Juni 2018 untuk mencapai sekurang-kurangnya 300 investor aktif.

Harapannya, agar investor di Kecamatan Maesa ini dapat menjadi contoh bagaimana memiliki gaya hidup berinvestasi di pasar modal dengan benar sehingga dapat menarik antusiasme dari masyarakat di kecamatan lain yang ada di Kota Bitung khususnya dan Provinsi Sulawesi Utara pada umumnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan yang sudah dilakukan, maka BEI akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan di Kecamatan Maesa.

Harapannya adalah agar investor di Kecamatan Maesa ini dapat menjadi contoh bagaimana memiliki gaya hidup berinvestasi di pasar modal dengan benar sehingga dapat menarik antusias dari masyarakat.

Pertumbuhan pasar modal di Sulawesi Utara cukup menjanjikan.

Per 31 Maret 2018 jumlah investor di Sulut 7.038 Single Investor Identification (SID) dan 7.732 Sub Rekening Efek (SRE).

Penulis: Herviansyah
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved