Mulai Sekarang, Jangan Lagi Gunakan Lengan Sebagai Penopang Kepala saat Tidur, Akibatnya Fatal!

Terkadang, saat kita sudah mengantuk sedangkan kita sedang tidak di rumah, kita akan menggunakan apa saja sebagai alas bantal.

Editor:
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkadang, saat kita sudah mengantuk sedangkan kita sedang tidak di rumah, kita akan menggunakan apa saja sebagai alas bantal.

Termasuk kedua tangan maupun salah satunya untuk menopang kepala.

Jika dilakukan hanya sesekali saja mugkin tidak akan berisiko besar.

Namun jika sering, justru akan sebaliknya.

Biasanya setelah bangun tidur, tangan akan terasa mati rasa atau kesemutan.

Tekanan konstan pada tangan tersebut membuat saraf sensorik rusak, kemudian tangan akan memunculkan tanda dengan rasa kesemutan atau bahkan mati rasa.

Jika terjadi secara berulang dan tidak diobati, maka kerusakan pada saraf akan semakin parah.

Seperti yang terjadi pada gadis asal Harbin, Cina, bernama Zhang ini.

Gadis ini masih berusia 28 tahun yang merupakan seorang pegawai di sebuah kantor.

Setiap hari saat jam makan siang, ia menghabiskan waktu selama satu jam dengan tidur siang di meja kerjanya.

Selama tidur siang tersebut, ia selalu meggunakan lengannya untuk bantalan.

Bahkan terkadang tidur lebih dari satu jam.

Selama satu bulan dalam waktu satu jam setiap harinya ia menggunakan lengan kirinya untuk menopang kepala.

Dan saat bangun tidur, pasti dirinya mengalami mati rasa dan sakit pada lengannya tersebut.

Halaman
12
Sumber: Nakita
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved