Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

SMPN 12 Bunaken Satu-satunya Sekolah yang Gelar UNBK Secara Mandiri

Sebanyak 8.085 siswa Sekolah Menengah Pertama dan MTs di Kota Manado mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Penulis: Finneke | Editor: Aldi Ponge
ISTIMEWA
Wali kota Manado saat ujian USBN SMP pekan lalu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak 8.085 siswa Sekolah Menengah Pertama dan MTs di Kota Manado mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) serentak se-Indonesia, 23 - 26 April 2018.

Dinas Pendidikan Kota Manado mengkhawatirkan selama pelaksanaan ini akan ada pemadaman listrik dari Perusahaan Listrik Negara. Dinas Pendidikan pun telah menyurat agar tak ada pemadaman selama ujian berlangsung.

"Kami menyurat agar pukul 7.30 Wita hingga pukul 10.00 agar tak ada pemadaman. Kalau sampai ada, kasihan anak-anak. Jaringan bisa terputus," ujarnya Minggu (22/4/2018).

Di Kota Manado hanya satu SMP negeri yang melakukan UNBK mandiri, yakni SMP Negeri 12 Manado yang berlokasi di Bunake Kepulauan. Meski terpisah, namun sekolah ini mampu UNBK secara mandiri.

"Mereka sudah punya alat sendiri, tak gabung dengan sekolah lain. Tentu kita harus mengapresiasi, meski mereka ada di pulau, tapi mampu menyediakan alat secara mandiri," ujarnya.

Secara umum, SMP negeri di Manado belum punya unit komputer dan alat lainnya yang memadai untuk pelaksanaan UNBK. Berbeda dengan sekolah swasta yang telah mumpuni.

"SMP negeri jelas kekurangan komputer. Saat ujian masih bergabung dengan SMA dan SMK yang punya server. Rata-rata sekolah negeri gabung di SMK 1 dan SMK 2 Manado," ujarnya.

Sebenarnya tiap tahun Pemerintah Kota Manado mengupayakan anggaran untuk pengadaan komputer di tiap sekolah. Namun memang belum bisa menjangkau semua.

"Setiap tahun pasti bertambah, tapi memang bertahap. Karena Pemkot Manado juga punya program prioritas di bidang lain. Contohnya saja SMP di Bunaken sudah bisa mandiri," jelasnya.

Data di Dinas Pendidikan Kota Manado, siswa SMP dan sederata tersebut ini terbagi 3.873 siswa dari sekolah negeri dan 4.212 siswa dari sekolah swasta. (Finneke Wolajan)

Richard Sualang
Richard Sualang (TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN)

DPRD Manado Sayangkan Banyak Sekolah Negeri tak Miliki Komputer untuk UNBK

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado mengaku telah berulang kali mendorong pemerintah kota untuk melakukan pengadaan komputer bagi sekolah negeri.

Namun DPRD menyayangkan hal itu belum terlaksana hingga tahun 2018. Itu berdampak pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Di mana sekolah negeri banyak yang hanya nebeng di sekolah lain.

"Kita lihat sekolah swasta, rata-rata punya komputer. Sangat disayangkan sekolah-sekolah negeri sangat kurang," ujar Richard Sualang, Wakil Ketua DPRD Kota Manado dari PDIP, Minggu (22/4/2018).

Sebagai kota yang memiliki jargon smart city atau kota cerdas, Manado seharusnya memperbiasakan masyarakatnya dengan teknologi sejak ini. Implikasinya pada sarana dan prasarana di sekolah-sekolah.

"Masyarakat juga harus mendukung smart city ini. Di bidang pendidikan juga, di mana anak-anak punya fasilitas memadai untuk bidang informasi teknologi, seperti komputer," jelasnya. (Finneke Wolajan)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved