Pemerintah Kalah dalam Pemungutan Suara Brexit: Inggris Kukuh Bikin Aturan Pabean Baru

Apa kabar British Exit. Pemerintah Inggris telah kalah dalam satu pemungutan suara penting soal Brexit.

Pemerintah Kalah dalam Pemungutan Suara Brexit: Inggris Kukuh Bikin Aturan Pabean Baru
AFP
brexit inggris 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LONDON - Apa kabar British Exit. Pemerintah Inggris telah kalah dalam satu pemungutan suara penting soal Brexit.

House of Lords mencatar suara 348-225 sekaligus merekomendasi Inggris tetap berada di serikat pabean Uni Eropa pasca-Brexit.

JANGAN LEWATKAN: Sentimen Brexit Menyeret Poundsterling, Simak Penjelasannya

Hasil pemungutan suara ini akan digunakan untuk mengamandemen Rancangan Undang-Undang (RUU) Penarikan Diri dari Uni Eropa, yang kemudian akan dikembalikan ke House of Commons.

Amandemen tersebut mengharuskan pemerintah untuk melapor ke parlemen pada 31 Oktober tentang langkah-langkah apa yang telah diambil untuk tetap berada di serikat pabean, yang memungkinkan barang mengalir bebas di Uni Eropa.

PM Inggris Theresa May
PM Inggris Theresa May (afp)

Dikutip dari CNN, Pemerintah Inggris menentang amandemen.

Perdana Menteri Inggris Theresa May sebelumnya telah mengatakan Inggris tidak akan berada di serikat pabean setelah Brexit mulai berlaku.

House of Lords sekarang tengah mempertimbangkan amandemen lain untuk RUU yang diusulkan.

Serikat pabean memungkinkan 28 negara anggota Uni Eropa, dan negara-negara lain seperti Turki yang telah mendaftar, untuk menjadikan Uni Eropa sebagai kawasan perdagangan tunggal.

Dalam praktiknya, mobil yang dibuat di Prancis dapat dikirim ke Italia tanpa dikenai tarif atau pemeriksaan pabean di perbatasan.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved