Siswa Ini Batal Ujian Karena Diancam Ibunya yang Sakit Jiwa
Siswi salah satu SMP di wilayah lapangan ini tidak ikut USBN, Siswa tersebut mengaku dilarang ibunya keluar, menurut warga ibunya menderita sakit jiwa
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Siswi salah satu SMP di wilayah lapangan ini tidak ikut USBN lantaran dilarang ibunya yang menderita sakit jiwa.
Alasan sang ibu, bunga - nama samaran anaknya - diincar orang asing dan hendak dibunuh.
"Siswa tersebut mengaku dilarang ibunya keluar, katanya akan ditikam seseorang," kata Kepsek sekolah SMP tersebut yang enggan disebut namanya
Sebut Kepsek tersebut, bunga belakangan menghilang dari rumah mereka.
Diketahui kemudian, bunga dibawa ibunya ke kampung untuk menghindari gangguan orang asing tersebut.
Menurut Kepsek itu, orang tua Bunga memang menderita sakit jiwa.
"Ia beberapa kali datang ke sekolah ini, perilakunya memang kurang waras, dari keterangan keluarganya, ibu ini stress ditinggal sang suami," lata dia.
Akibat perilaku ibunya, Bunga kerap tidak masuk kelas.
"Dalam seminggu hanya dua kali masuk kelas, ibunya melarang, jika ibunya tenang maka ia boleh ke sekolah," kata dia.
Sebut dia, pihak sekolah telah melakukan berbagai cara agar si anak bisa terus bersekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi_20180417_163313.jpg)