Community
Hobi Jadi Wadah Merawat Kekerabatan, Bhinneka Badminton Community
Olahraga Badminton kini menjadi salah satu olahraga paling digemari masyarakat Indonesia, khususnya di Bumi Nyiur melembai Kota Manado.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Olahraga badminton kini menjadi salah satu olahraga paling digemari masyarakat Indonesia, khususnya di Bumi Nyiur melembai Kota Manado, Sulawesi Utara.
Cabang olahraga unggulan ini, telah menghadirkan begitu banyak komunitas pencinta badminton di Kota Manado, bahkan sudah melahirkan Liliana Natsir, atlet Nasional berprestasi peraih medali emas di event Internasional Olimpiade Brazil dan juara All England series.
Satu di antara sekian banyak komunitas badminton di kota Manado, adalah Bhinneka Badminton Community (BBC).
Digagas pada 17 Oktober 2017, komunitas ini kemudian merangkul para pencinta hobi badminton dari berbagai kalangan dengan latar belakang berbeda, sekaligus kelompok muda hingga para senior.
"Ya awalnya dari kami yang punya hobi yang sama, kemudian sering ketemu dilapangan dan akhirnya membentuk konunitas yang namanya BBC. Anggota kita banyak bahkan ada sekira 40 orang," ujar Rizal, yang dipercayakan menjadi ketua sekaligus koordinator BBC.
Wadah komunitas ini kata dia, rutin menggelar pertemuan sekaligus menyalurkan hobi bermain tanpa memikirkan menang kalah, tapi lebih kepada menjalin kekerabatan.
Sebab moto yang diusung BBC adalah bagaimana merangkul banyak teman lewat olahraga Badminton.
"Biasanya kalo kita kumpul main, seminggu sekali. Tapi juga setiap bulannya kita gelar lomba antar anggota BBC. Ada hadiah menarik yang kebetulan disponsori oleh para anggota sendiri. Jadi penyemangat aja begitu," terang Rizal.
Tidak saja membangun kekerabatan antar sesama anggota, BBC kerap juga menjalin persahabatan dengan komunitas badminton lainnya di Manado.
Ajang ini lebih dikenal dengan sistem Mapalus dimana setiap komunitas mendapat giliran menjadi tamu di home base-nya sambil menyiapkan makanan ringan sebagai penutup kegiatan.
Lucky Lukman, adalah salah satu sesepuh BBC mengaku senang bisa bergaul dan punya banyak kerabat lewat badminton.
"Sebagai pelepas penat usai kerja ya BBC seolah menjadi keluarga kedua saya. Bisa olahraga sehat dan mengenal banyak orang," terang Lukman.
Sama halnya dengan Jeremmy Jacobis, anggota BBC termudah.
Diusuainya yang baru menginjak 20 tahun tak sungkan berada di antara para senior.
Bagi dia kecintaannya terhadap Badminton membuat sebagian besar temannya adalah pencinta Badminton.
"Hobi saya dari kecil adalah badminton. Saya senang ada di komunitas ini sebab bisa menyalurkan hobi sekaligus memiliki kenalan, Kakak dan Om yang baik disini. Kami begitu bergembira dan menikmati bermain Badminton bersama," kata Jeremmy.(Tribun Manado/Christian Wayongkere)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bhinneka-badminton-community_20180415_110730.jpg)