Torang Kanal
Begini Kata Wanita Cantik Manado Ini Jika Jokowi Dipasangakan dengan Prabowo
Pasalnya, menurut wanita kelahiran 24 September 1995 itu, karakter kedua tokoh itu sangat berbeda sehingga sangat tidak cocok jika itu dipaksakan.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemilihan Umum (Pemilu) serentak sebentar lagi digelar.
Tak hanya memilih wakil rakyat dalam hal ini anggota DPR, rakyat juga akan memberikan hak suaranya untuk Presiden dan Wakil Presiden.
Menjelang Pemilu, berbagai upaya mulai dilakukan partai dan para tokoh yang ingin bertarung dalam pesta demokrasi di 2019 mendatang.
Mulai dari mencari dukungan dari partai yang familiar di telinga rakyat, hingga mencari figur 'kuat' yang bisa dipasangkan untuk berduet dengan figur andalan partai yang diyakini bisa mendulang pundi-pundi suara.
Lalu bagaimana jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipasangkan dengan Prabowo Subianto?
Ini kata Cicillia Elisa Subianto.
"Kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo dipasangkan jadi calon Presiden dan Calon Wakil Presiden menurut saya, elektabilitas Jokowi bisa turun. Dan pastinya duet calon ini bakal kalah dalam Pemilu 2019 nanti," kata wanita berusia 22 tahun itu, kepada TribunManado.co.id, Sabtu (14/04/2018) malam, di Megamall, Megamas, Manado, Sulawesi Utara.
Pasalnya, menurut wanita kelahiran 24 September 1995 itu, karakter kedua tokoh itu sangat berbeda sehingga sangat tidak cocok jika itu dipaksakan.
"Pak Presiden kita ini kan orangnya merakyat, orangnya sederhana, cara pembawaannya ke rakyat juga selalu membuat rakyat semakin mencintainya. Kalau Pak Prabowo itu kan orangnya tegas. Secara beliau dari militer jadi pembawaannya juga tegas. Sehingga kalau diterapkan dalam kepemimpinan Negera kita, saya pikir tidak akan disukai oleh rakyat," jelas warga Paal Dua, Lingkungan V, Manado, ini. (Tribunmanado.co.id/Indry Panigoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/cicillia-elisa-subianto_20180415_120209.jpg)