Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Turki Bin Abdullah yang Punya Deretan Mobil Berlapis Emas, Namun Baginya Ini Hal Paling Berharga

Pemuda ini pernah memamerkan kekayaannya selama liburan musim panas di London, Inggris.....

Penulis: | Editor:
Turki Bin Abdullah dan mobil mewah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Turki Bin Abdullah, miliarder Arab Saudi yang memamerkan mobil-mobil mewah berlapis emas di London membuat pengakuan mengejutkan.

Pria berjuluk "Pangeran Playboy" ini mengungkap rahasia gaya hidup glamor yang menyedot perhatian masyarakat dunia.

Turki memang punya harta berlimpah. Pemuda ini pernah memamerkan kekayaannya selama liburan musim panas di London, Inggris.

Koleksi mobil emas, termasuk Bentley, Mercy, Lamborghini, dan Rolls-Royce, dia geber di jalanan ibukota negeri Ratu Elizabeth itu.

Deretan mobil emas
Deretan mobil emas ()

Namun, dalam sebuah wawancara "yang dilakukan untuk pertama kalinya" dia mengaku bukan itu harta yang paling berharga. Bukan ini yang membuatnya bahagia.

Bukan mobil emas lengkap dengan pengawalnya itu. Bagi dia, harta paling berharga yang dimiliki adalah ibunya.

"Harta berharha bagi saya adalah ibu saya."

kolose
kolose (Tribunmanado)

Dia mengatakan, mobil adalah "kegemaran".

Dia dapatkan kemewahan itu dari sang ayah yang "Membelikan apa yang aku inginkan," kata Turki.

Porsche 911 menjadi mobil mewah perdana yang dia pamerkan di jalanan London.

Harga termurah mobil itu sekitar Rp 3,3 miliar. Dia keluarkan uang miliaran rupiah untuk modifikasi, termasuk mengubah cat dengan selera.

Saban hari uang Rp 1 juta dia keluarkan untuk tips petugas parkir.

Namun, dia mengaku tak nyaman dengan sorotan tersebut. Dia tak senang menjadi pusat perhatian.

Saban keluar hotel, "Terlalu banyak orang mengerumuni."

Turki punya tujuh mobil mewah berlapis emas. Namun hanya membawa empat saat berlibur ke London pada musim panas ini.

Mobil-mobil mewah itu tak hanya diisi manusia, melainkan juga cheetah.

Banyak orang di London menganggap ulah Turki dengan mobil mewahnya ini kerap melanggar aturan dan anti-sosial.

Atas tudingan tersebut, Turki tak terima. Dia berkata telah dicitrakan buruk dan harus menanggung denda parkir yang banyak selama di London. Dia mengaku tak pernah melanggar hukum.

"Aku berada di London selama dua bulan, jika aku melanggar hukum seperti yang dikatakan beberapa orang, Britania punya pemerintah dan polisi, mereka tak akan mengizinkan aku berkendara jika aku melanggar hukum," kata Turki.

Dia menambahkan, tak pernah mendapat tilang atau melanggar lampu merah.

Makin Kaya

Kekayaan investor global Pangeran Alwaleed bin Talal bertambah sejak otoritas membebaskannya dari tahanan pada akhir pekan lalu.

Kabarnya, kekayaan Pangeran Alwaleed bertambah 1 miliar dollar AS.

Mengutip CNN Money, Selasa (30/1/2018), saham perusahaan milik sang pangeran, Kingdom Holding, menguat setelah akhirnya ia dibebaskan dari tahanan selama tiga bulan atas tuduhan korupsi.

Kingdom Holding memiliki saham di beberapa perusahaan raksasa dunia, seperti Apple, Twitter, dan Citigroup.

Alwaleed ditangkap pada November 2017 lalu bersama sejumlah pangeran lainnya, pejabat negara, dan pebisnis.

Mereka ditempatkan di hotel mewah Ritz-Carlton di Riyadh.

Awal pekan ini, saham Kingdom Holding menguat hampir 2,5 persen. Sejak penutupan perdagangan pada akhir pekan lalu, saham perusahaan milik Pangeran Alwaleed tersebut sudah menguat 12 persen.

Pangeran Alwaleed memiliki 59 persen saham Kingdom Holding, yang artinya nilai saham miliknya naik sekitar 1 miliar dollar AS dalam dua hari.

Saham Kingdom Holding membaik segera setelah ia dibebaskan.

Meskipun demikian, belum jelas apakah pangeran sekaligus miliarder tersebut dapat tetap menyimpan kekayaannya.

Sebab, syarat pembebasannya tidak diumumkan kepada publik.

Beberapa orang lainnya yang ditahan oleh komisi antikorupsi Arab Saudi dibebaskan setelah mencapai kesepakatan dengan otoritas.

Salah satu syaratnya adalah menyerahkan uang dan aset kepada negara.

Beberapa jam sebelum dibebaskan, Pangeran Alwaleed menyatakan tidak ada dakwaan atas dirinya dan ia tak berencana meninggalkan Arab Saudi.

Pangeran Alwaleed juga menyatakan kepemilikannya atas Kingdom Holding tak berubah.

"Bahkan jika kepemilikannya berubah dan pindah ke tangan pemerintah, perusahaan itu akan dikelola dengan baik untuk memastikan harga sahamnya kembali," ujar Mazen Al Saudairi, kepala riset di Al Rajhi Capital.

Kekayaan Pangeran Alwaleed ditaksir mencapai 17 miliar dollar AS.

Adapun Kingdom Holdings mengelola aset sekitar 12,5 miliar dollar AS.

Artikel ini sudah tayang di Tribunmanado.co.id dengan judul "Turki Bin Abdullah yang Punya Deretan Mobil Berlapis Emas, Namun Baginya Ini Hal Paling Berharga"

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved