Skandal Century

Mantan Wapres Boediono Berharap Kearifan Penegak Hukum, PN Jakarta Selatan Perintahkan KPK

Mantan Wakil Presiden Boediono enggan berbicara banyak mengenai proses hukum usai putusan praperadilan dari PN Jakarta Selatan.

Mantan Wapres Boediono Berharap Kearifan Penegak Hukum, PN Jakarta Selatan Perintahkan KPK
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
Mantan Wakil Presiden RI Boediono 

TRIBUNMANADO.CO.ID, DEPOK - Mantan Wakil Presiden Boediono enggan berbicara banyak mengenai proses hukum usai putusan praperadilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Boediono menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum dan dia percaya pada kearifan aparat.

Mantan Wakil Presiden Boediono
Mantan Wakil Presiden Boediono (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

"Kalau mengenai masalah aspek hukum, saya menyerahkan sepenuhnya kepada para penegak hukum dan saya sepenuhnya percaya pada kearifan beliau-beliau ini," ujarnya usai memberikan orasi ilmiah di Kampus UI, Depok, Jumat (13/4/2018).

Baca: Pernah Kalah, Gerindra Yakin Prabowo Akan Mudah Kalahkan Jokowi, ini Alasannya

Baca: Panitia Kejurda SNL & OBA Bolsel Mulai Cetak Piagam

Baca: Kenapa Kita Bernapas dari Satu Lubang Hidung Saja?

Sebelumnya, PN Jakarta Selatan memerintahkan KPK menetapkan mantan wakil presiden Boediono, sebagai tersangka dalam kasus korupsi pemberian FPJP dan penetapan PT Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Perintah itu menjadi salah satu keputusan PN Jakarta Selatan saat mengabulkan gugatan praperadilan nomor 24/Pid.Prap/2018/Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diajukan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Baca: PKPI Resmi Ditetapkan KPU RI Peserta Pemilu 2019, Otomatis Dapat Nomor Peserta 20

Baca: Renti: Tak Ikut UASBN, Dianggap Tidak Lulus

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved