Penjual Rokok, Ditampar Buruh Pelabuhan, Ini Masa Lalu Ketua DPD RI

Dikatakan OSO, ia akhirnya berhenti jualan rokok dikarenakan sering diutangi para buruh.

Penjual Rokok, Ditampar Buruh Pelabuhan, Ini Masa Lalu Ketua DPD RI
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Gala Dinner bersama Hipmi dan pengusaha muda Sulut, Rabu (11/4/2018) malam kemarin, di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) bercerita tentang pengalaman awalnya menjadi wirausaha kepada para pengusaha muda Sulawesi Utara (Sulut) dalam Gala Dinner bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonsia (Hipmi) dan pengusaha muda Sulut, Rabu (11/4/2018) malam kemarin, di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Sulut.

"Umur 14 tahun saya jualan rokok di pelabuhan," kata dia.

Dikatakan OSO, ia akhirnya berhenti jualan rokok dikarenakan sering diutangi para buruh.

Pernah ia ditampar seorang buruh karena menagih utang.

"Saya kemudian jadi buruh," kata dia.

OSO lantas beralih menjadi penjual jam tangan dan celana jeans.

Ia kemudian menjadi kontraktor dan mulai menuai sukses berkat keuletannya.

"Saya waktu itu menjadi kontraktor rumah murah pertama di Indonesia," kata dia.

Dikatakan OSO, peluang para pengusaha muda untuk maju kini sangat terbuka.

Pasalnya, Presiden Jokowi sangat responsif terhadap program Hipmi. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved