Ini Kesimpulan Diskusi Mengenai Transportasi Daring

Hasil Diskusi Solusi Mengenai Polemik Fenomena Transportasi Daring yang digelar Ditlantas Polda Sulut, Kamis (12/4/2018).

Ini Kesimpulan Diskusi Mengenai Transportasi Daring
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI
Diskusi Solusi Mengenai Polemik Fenomena Transportasi Daring 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Diskusi Solusi Mengenai Polemik Fenomena Transportasi Daring yang digelar Ditlantas Polda Sulut, Kamis (12/4/2018) pukul 09.00 Wita di K8 Sario Manado, Sulawesi Utara, menghadirkan banyak pakar dari Universitas Indonesia.

Berikut kesimpulan yang dirilis para pakar:

1. Angkutan umum daring merupakan angkutan orang tidak dalam trayek dengan tujuan tertentu dengan sewa. Sehingga secara yuridis sudah terkualifikasi dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

2. Aspek Daring menekankan pada metode untuk memesan angkutan umum.

3. Perlunya edukasi dan keterbukaan untuk menerima teknologi secara efektif dan efisien yang bertujuan untuk kesejahteraan, keteraturan, dan keselamatan

4. Penggunaan sepeda motor sebagai angkutan umum merupakan kebijakan transisional sebagai angkutan umum daerah yang diatur dalam Peraturan daerah.

5. Materi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan secara substansi dan empirik tidak perlu ada materi yang harus diubah karena masih relevan. Namun dibutuhkan aturan pelaksanaan dalam peraturan pemerintah. Pemerintah Peraturan Menteri ataupun peraturan kapolri untuk hal-hal yang lebih teknis. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved