Mantan Wapres Boediono Tersangka?: JK Nilai Putusan Praperadilan Bank Century Tak Lazim

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait praperadilan

Mantan Wapres Boediono Tersangka?: JK Nilai Putusan Praperadilan Bank Century Tak Lazim
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat tiba di Manado Town Square (Mantos), Senin (19/3/2018) pukul 13.30 Wita. Ia ditemani Gubernur Sulut Olly Dondokambey. 

  

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait praperadilan kasus Bank Century tak biasa.

Dalam amar putusannya, hakim praperadilan PN Jakarta Selatan memerintahkan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) selaku termohon menetapkan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono beserta pihak-pihak lainnya sebagai tersangka.

Wapres sudah mendengar putusan hakim praperadilan kasus Bank Century, namun ia mengaku belum mengetahui persis isi keseluruhan putusan tersebut.

"Tetapi bagi saya aneh juga itu. Jarang ada keputusan seperti itu," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/4).

Menurut Kalla, biasanya sidang praperadilan terkait dengan perkara yang sedang berlangsung. Namun kali ini ucap dia, perkara yang sudah diputus lalu diperkarakan lewat praperadilan.

"Ini saya bukan ahli hukum tetapi enggak jelaslah, berbeda dari yang biasanya," kata dia.

Meski begitu, Kalla mengatakan bahwa ia menghormati putusan PN Jakarta Selatan tersebut meski menurutnya perlu ada penjelasan terkait dengan keputusan itu.

Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi Bank Century.

Wakil Presiden Boediono bersaksi dalam sidang mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (9/5/2014).
Wakil Presiden Boediono bersaksi dalam sidang mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (9/5/2014). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

"Memerintahkan termohon untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dan kawan kawan," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur dalam keterangannya, Selasa (10/4).

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved