Hidupkan Keluarga dari Jualan Kue Panada, Iyam : Permintaan Meningkat Jelang Ramahdan.
Iyam Simbala atau Mama Yeyen membantu perekonomian keluarganya dengan cara berjualan kue panada selama 25 tahun
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera
KOTAMOBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Iyam Simbala atau Mama Yeyen, bisa menghidupkan keluarganya dari menjual kue panada.
Bermodalkan ketrampilan dan keuletan membuat kue, mama Yeyen perhari bisa menjual 500 kue dengan harga Rp1000.
Menurutnya, angka ini akan naik, ketika tiba bulan Ramadhan, karena jumlah permintaan atau pesanan bisa mencapai 4000 kue. Usaha telah dia geluti selama 25 tahun.
"Hasil jualan panada bisa menyekolahkan anak, beli motor serta perabotan rumah," ujar Iyam Simbala, Rabu (11/4/2018).
Kue Panada milik Iyam dijual di Sentra Penjualan Kue Basah, Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur.
Kata dia, jualan kue ini menopang perekonomian keluarga, karena suami hanya seorang tukang.
"Kadang ada pekerjaan, kadang juga tidak," ujar Iyam.
Lili Mokoagow, pembeli mengatakan kue panada buatan mama Yeyen memang berbeda mulai dari rasa hingga ukuran.
"Memang mama Yeyen hanya spesialis membuat kue panada. Isi di dalam kue panada begitu enak, kulit luarnya lembut. Pokoknya mantap lah," ujar Lili Mokoagow.
Kata dia, jika ada acara selamatan atau lainnya, selalu memesan kue panada di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kotamobagu_20180411_085622.jpg)