Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak
Polri dan TNI melakukan simulasi peragaan tahapan demi tahapan tentang tata cara pengamanan dan penindakan terhadap pelaku anarkis
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti
TOMOHON, TRIBUNMANADO.CO.ID - Polri dan TNI mengambil tindakan tegas terhadap dua pelaku anarkis yang melakukan keributan di pilkada serta pemilu legislatif.
Hal tersebut diperagakan anggota Polri dan TNI saat melakukan simulasi peragaan tahapan demi tahapan tentang tata cara pengamanan dan penindakan terhadap pelaku anarkis, yang diselenggarakan di Mako Rindam XIII/Merdeka.
Kasat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Iskandar Kurniawan Saputro, saat diwawancarai menjelaskan, tujuan simulasi ini bagaimana backup TNI kepada Polri agar lebih terjalin dengan baik.
"Hal ini juga agar bisa membuat anggota-anggota di lapangan bisa mengetahui cara-cara melakukan pengamanan saat ada pelaku anarkis," katanya Iskandar.
Sementara itu, Dan Rindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Aminton Manurung, mengatakan, untuk saat ini personilnya melaksanakan simulasi bersama Polri yang digelar di Mako Rindam XIII/Merdeka.
"TNI akan membackup Polri dalam rangka pengamanan pemilukada ini, agar penjagaan lebih ketat untuk menjaga keamanan pemilukada," katanya.
Ia menambahkan, secara umum keterlibatan anggota TNI untuk melakukan pengamanan tersebut baru dari Kodam XIII/Merdeka.
Namun, jika ada permintaan penambahan anggota dari Rindam, pasti saya akan menyiapkan anggota Rindam untuk bergabung mengamankan Pemilukada tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tomohon_20180410_185435.jpg)