Rikson Jelaskan UNBK SMU dan SMK Berbeda
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) BolselRikson Paputungan, mengatakan pelaksanaan UNBK tingkat SMU dan SMK dipastikan ada perbedaan
Penulis: | Editor:
Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken
MOLIBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Mengah Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dipastikan ada perbedaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Bolsel, Rikson Paputungan, Senin (9/4), saat mendampingi Wakil Bupati Inskandar Kamaru, saat membuka UNBK di SMU 1 Pinolosian.
"Yang pertama untuk SMK ada ujian kompetensi sementara SMU hanya ujian teori saja," ujarnya.
Kemudian kata dia perbedaan lainnya yaitu masa ujian sampai dengan mata pelajaran yang diujikan.
"Kalau SMK bisa memilih mata pelajaran sesuai keahliannya, sementara SMU sudah ditentukan baik jurusan IPA maupun IPS," ujar Kadis.
Namun menurut dia, dari perbedaan tersebut ada juga beberapa kesamaan khususnya tiga mata pelajaran yang berkaitan dengan bahasa.
"Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, pasti semua dapat soalnya tetap sama," ujarnya.
Kata dia, untuk ujian SMU Pinolosian terbagi tiga sesi.
Mulai dari sesi satu yang dikuti sebanyak 32 orang siswa, sesi dua sebanyak 31 orang, dan sesi tiga sebanyak 31 orang siswa.
"Secara keseluruhan yang ikut ujian ini sebanyak 94 siswa yang terbagi berdasarkan jenis kelamin, perempuan sebanyak 49 orang, dan laki-laki sebanyak 45 orang," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bolsel_20180409_150114.jpg)