Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KRK di Wale Ne Tou, Hadirkan Uskup Keuskupan Agung Pontianak

Panitia Yubileum 150 tahun masuknya Kembali Gereja Katolik di wilayah Keuskupan Manado akan mengelar KRK berikutnya.

Tayang:
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Kebangunan Rohani Katolik 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah sukses mengelar Kebangunan Rohani Katolik (KRK) di Graha Gubernuran, Minggu (8/4/2018), panitia Yubileum 150 tahun masuknya Kembali Gereja Katolik di wilayah Keuskupan Manado akan mengelar KRK berikutnya.

Setelah KRK pertama menghadirkan Uskup Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi, kini yang dihadirkan Uskup Keuskupan Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus.

"Tema Betapa Mulia Nama-Mu, Ya Tuhan di seluruh bumi. Diambil dari Mazmur 8:1," kata Pastor Kris Ludong, Ketua Bidang Bina Iman Yubileum, Senin (9/4/2018).

Selain itu, kata Pastor Kris, ada pengajaran iman oleh Pastor Thery Ponomban. Kegiatan dilaksanakan Sabtu, 14 April 2018.

"Pukul 18.00. Di gedung Wale Ne Tou Tondano," ujarnya.

Di situ katanya ada praise and worship, misa, pengajaran dan rekreasi Orang Muda Katolik (OMK).

Bagi yang ingin datang menghubungi Pastor Jacob Adilang dan Pastor Cornel Kupea.

"Kegiatan hasil kerja sama Keuskupan Manado dan Panitia Yubileum. Juga ada Komunitas Tritunggal Maha Kudus, OMK Kevikepan Manado dan Komunitas Tulang Rusuk," katanya.

Sementara itu KRK di Graha Gubernuran, Minggu (8/4/2018) berlangsung hikmat. Uskup Amboina, Mgr Petrus Canisius Mandagi dalam pengajarannya mengajak yang hadir bersyukur.

Gereja Katolik menjadi satu-satunya yang memiliki struktur hirarki.

"Pemimpinnya satu dan memiliki struktur di seluruh dunia," katanya.

Gereja Katolik juga masih menjadi agama dengan pengikut yang terbesar di dunia.

"Tapi yang lebih hebat dari itu ialah karya Roh Kudus yang menjadikan semuanya itu," katanya.

Selesai misa dan pengajaran diadakan drama mini oleh OMK Kevikepan Manado.

Drama itu menceritakan bagaimana Gereja Katolik bisa masuk kembali ke wilayah Keuskupan Manado setelah dihambat sekitar 200 tahun oleh VOC.(Tribun Manado/David Manewus)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved