Monumen Perang Dunia II Jadi Magnet Wisatawan
Monumen Perang Dunia II di samping GMIM Sentrum, Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi satu di antara magnet bagi para turis dan wisatawan.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Monumen Perang Dunia II yang berdiri di samping GMIM Sentrum, Kecamatan Wenang Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi satu di antara magnet bagi para turis dan wisatawan.
Hal itu diungkapkan oleh Koster GMIM Central Mervi Watung ketika ditemui TribunManado.co.id, Minggu (8/4/2018).
"Meskipun tanpa prasasti, tapi setiap hari pasti ada turis yang datang ke sini," ujarnya.
Dalam sepekan, Mervi menambahkan, bisa tujuh bus yang bisa mampir untuk melihat tugu dan gedung GMIM Central Manado.
"Kalo akhir pekan justru bisa tiga bus yang datang. Kebanyakan mereka datang untuk belajar sejarah, karena monumen ini kan juga dibangun oleh Jepang," tandasnya. (Tribun Manado/Nielton Durado)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tugu-perang-dunia-ii-manado_20170815_020836.jpg)