Pangdam XIII Merdeka Disambut Ribuan Siswa di Luwuk

Mayjen TNI Madsuni melakukan kunjungan ke Luwuk dalam rangka pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101

Pangdam XIII Merdeka Disambut Ribuan Siswa di Luwuk
ISTIMEWA
Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Madsuni melakukan kunjungan ke Luwuk dalam rangka pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101, di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Madsuni melakukan kunjungan ke Luwuk dalam rangka pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101, di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

"Pangdam ke Luwuk pada Selasa 3 April 2018," ujar Kasipensat Penerangan Kodam XIII Merdeka Mayor Inf Suwarno kepada Tribun Manado, Jumat (6/4/2018).

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni sangat senang dan berterima kasih kepada masyarakat Luwuk karena telah menyambutnya dengan sangat luar biasa.

Dari Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk hingga Makodim 1308 Luwuk Banggai, baik anak SD, SMP maupun SMA berjejer memberikan sambutan hangat atas kunjungan kerja pertama setelah Mayjen TNI Madsuni, menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka.

Mantan Danjen Kopasus ini sangat terharu. Bahkan ia mengaku selama dirinya menjadi anggota TNI, baru kali pertama disambut seperti ini.

“Saya tidak pernah alami seperti ini, memang masyarakat Luwuk sangat luar biasa responnya untuk kehadiran saya di sini," ujar pangdam.

Pangdam Mayjen TNI Madsuni yang didampingi Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Subiyanto saat memberikan arahan kepada anggota Kodim 1308 Luwuk Banggai mengatakan bahwa hampir seluruh satuan di Indonesia sangat kekurangan personel.

Meski begitu, anggota TNI harus tetap semangat dan terus mengabdi kepada NKRI.  “Anggota TNI harus siap 24 jam untuk menjaga NKRI," ujar Pangdam.

Lanjut pangdam, dari semua institusi negara TNI adalah lembaga negara yang tingkat kepercayaan publik paling tinggi. Ini semua berkat kerja keras semua anggota TNI. Kata pangdam, kepercayaan ini harus terus dijaga.

“Jangan melukai hati rakyat. Jangan ada yang buat kasus, hindari miras dan narkoba. Kalau ada yang coba-coba, akan saya tindak tegas," ujar pangdam.

Pangdam mengatakan Babinsa adalah ujung tombak TNI. Tanpa Babinsa, TNI tidak ada apa-apanya.

"Babinsa adalah orang yang sangat luar biasa. Setiap ada masalah, mulai dari bencana alam, tindakan kriminalitas maupun program TNI seperti cetak sawah baru dan TMMD, Babinsa harus tahu duluan. “Itulah tugas Babinsa. Intinya mengusai wilayah," ujar pangdam.

Pangdam menegaskan, bahwa anggota TNI jangan berbuat pelanggaran. Meskipun tugasnya jauh dari pengawasan. “Baik-baiklah dengan rakyat. Jangan lukai TNI,” ujar pangdam.

Pangdam juga memberikan arahan kepada anggota Kompi Senapan C Yonif 714 Sintuwu Maroso. Pangdam memberikan motivasi dan mengingat anggotanya agar selalu disiplin, loyal dan patuh terhadap aturan.

Setelah itu, Pangdam bersama rombongan mengunjungi Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT Donggi Senoro Liquefied Natural Gas (DS LNG) dan PT Panca Amara Utama (PAU) di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved