Pria ini Membuka Sekolah Monyet dan Mengajarinya, Lembaga Perlindungan Hewan tak Menentang

Dengan sedikit biaya, orang-orang di seluruh negeri mengirim monyet mereka ke sekolah ternama itu.

Pria ini Membuka Sekolah Monyet dan Mengajarinya, Lembaga Perlindungan Hewan tak Menentang
AFP/Manan Vatsyayana
Seekor monyet menyetuh rambut Wan Ibrahim Wan Mat di luar rumahnya di desa Melor di negara bagian utara Kelantan, Malaysia. Foto ini diambil pada 8 Februari 2018. () 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Monyet ekor panjang Macaca mengambil kelapa dan menjatuhkannya ke tanah.

Adegan tersebut tidak terjadi di alam liar, melainkan di sebuah sekolah di Malaysia yang khusus melatih para monyet untuk memanen buah bagi para petani.

Ribuan monyet telah diajarkan bagaimana membantu "mengelola bisnis" selama empat dekade terakhir oleh seorang pria yang dikenal dengan Kakek Wan, di sebuah desa kecil Padang Halban, di sebelah utara negara bagian Kelantan.

Dengan sedikit biaya, orang-orang di seluruh negeri mengirim monyet mereka ke sekolah ternama itu.

Di sana, monyet mengenakan rantai kecil seperti kalung anjing dan dilatih untuk memanjam pohon keluarga palem itu, kemudian memetik buah kelapa.

Mengajari monyet untuk memetik buah telah menimbulkan gelombang protes dari kalangan pecinta hewan.

Mereka menganggap tindakan tersebut sebagai kekejaman terhadap hewan.

Namun, Kakek Wan, yang memiliki nama asli Wan Ibrahim Wan Mat, bersikeras memperlakukan hewan primata itu dengan baik.

"Mereka seperti anak-anak kita," kata pria berusia 63 tahun itu.

"Ketika mereka menjatuhkan buah, kita menunjukkan kepada mereka kasih sayang," tambahnya.

Halaman
123
Editor: Try Sutrisno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved