Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2018

Panitia Paskah Pemuda GMIM : Kami akan Lapor Polisi, Tidak Ada Peserta Meninggal

Panitia menyampaikan permohonan maaf, bahwa tidak ada peserta yang meninggal saat selebrasi paskah Pemuda GMIM 2018

Panitia Paskah Pemuda GMIM : Kami akan Lapor Polisi, Tidak Ada Peserta Meninggal
Ist
Panitia pada saat perayaan selebrasi paskah Pemuda sinode GMIM, di karpet biru kompleks gelanggang pacuan kuda god bless Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

Manado, Tribunmandao.co.id - Panitia pelaksana selebrasi paskah Pemuda GMIM dan Hari ulang tahun (HUT) pemuda GMIM ke 92 dari wilayah Mapanget 2, menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas kekurangan pada saat pelaksanaan di karpet biru dekat gelanggang pacuan kuda god bless Manado, Senin (2/4).

Manado
Selebrasi paskah Pemuda GMIM 2018

"Kami ‎mohon maaf. Kabar mengenai ada peserta yang meninggal itu tidak ada. Karena sudah dikonfirmasi langsung ke semua rumah sakit dan tanyakan ke ketua -ketua wilayah yang pemudanya mengalami pingsan saat kegiatan," terang penatua Sandy Chripto Kaungan, selaku sekretaris umum panitia pelaksana, Rabu (4/4).

Pernyataan ini dikeluarkan panitia pelaksana, atas hasil evaluasi seluruh panitia dibawah pimpinan ketua umum penatua Netty Agnes Pantou. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya kepada badan pekerja majelis jemaat (BPMJ) dan keluarga dari rekan-rekan pemuda GMIM yang ikut pada selebrasi paskah Pemuda sinode GMIM.

Pihak panitia juga akan menanggung semua biaya tindakan medis awal, bagi peserta yang mengalami pingsan dan dibawa ke rumah sakit.

Kolase
Kolase (Tribun Manado)

Baca: 9 Fakta Puluhan Pemuda yang Pingsan Saat Selebrasi Paskah, Kekurangan Air Minum!

"Untuk berita hoax dan yang menyebarkan kami akan proses dengan melaporkan ke pihak yang berwajib, dalam hal ini Polres Minahasa Utara dan Polda Sulut khususnya bagian ITE," tegasnya.

Meski ada musibah, panitia mengerahkan semua kemampuan dengan melibatkan masyarakat desa dan peserta untuk menolong dan evakuasi para peserta yang mengalami sakit dan pingsan.

Mengenai rute selebrasi Paskah yang berlangsung rutin setiap tahun, oleh panitia tahun 2018 ini awalnya 6,6 kilometer (Km) dan sudah di perpendek oleh panitia menjadi 4,4 km. Perhitungan dilakukan panitia mengacu pada google maps, diputuskan panitia perpendak karena kondisi banyak peserta yang jatuh pingsan dan sakit‎.

"Masalah air disiapkan panitia, namun memang belum bisa menjangkau peserta yang ditargetkan panitia 35.000 orang dan yang hadir kurang lebih 60.000 jiwa," tandasnya.

‎Dalam pelaksanaan itu, ada peserta dari Art Lengkong dari pemuda GMIM Jemaat Alfa Omega Rinegetan Tondano, yang memberi apresiasi kepada panitia atas pelaksanaan selebrasi tersebut. Serta dari sejumlah pemuda dari Motoling dan Moiding yang datang dari pukul 2 subuh, mendapat jamuan dari panitia hingga mereka selesai mengikut selebrasi.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved