Kantor Pemkab Boltim di Bobol Maling, Bupati Minta Pertanggungjawaban Sat Pol PP
Sehan Landjar, meminta pertanggungjawaban SKPD terkait pencurian di Kantor Bupati Boltim dan meminta Sat Pol PP untuk bertugas penuh di malam hari
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar, Selasa (3/4/2018) menyayangkan kembali terjadinya pencurian di Kantor Bupati.
Ia akan meminta pertanggungjawaban Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) terkait.
"Saya sebagai bupati sangat menyayangkan kembali terjadi pencurian di kantor bupati," kata melalu aplikasi Whatsapp, Selasa (3/4/2018).
Beberapa saat lalu katanya pernah terjadi (pencurian). Seharusnya baginya, Kepala Polisi Pamong Praja harus waspada.
Harus memberikan perhatian penuh untuk penjagaan dengan menugaskan Pol PP terutama di malam hari agar tidak terjadi lagi hal yang serupa.
Namun menurutnya akibat dari tidak adanya perhatian dan kemampuan Ka Pol PP dan petugas yg di tugaskan maka hal ini kembali terjadi.
"Saya akan minta pertanggungjawaban dari SKPD yang membidangi pengamanan dan piket pada saat kejadian," katanya.
Yang terbaru laptop di bagian Tata Usaha Pemerintah (TUP) hilang.
Aksi pencurian ini tertangkap lewat kamera CCTV bagian umum Setda Pemkab Boltim.
Sebelumnya, Laptop Badan Pemeriksa Keuangan.
Menurut Kepala Bagian Umum Setda Boltim, Abdal Momonto pencurian ini terjadi pada Jumat (30/3/2018) dini hari.
Mereka beraksi pada saat aktivitas kantor tidak ada.
"Itu terekam CCTV. Ada informasi juga pada waktu yang sama laptop milik kantor Bapelitbangda Boltim juga hilang, " kata Abdal kepada wartawan Senin (2/4/2018) kemarin.
Menurutnya pencurian sering terjadi karena kurangnya penjagaan Polisi Pamong Praja (Pol PP).
Pol PP tidak menjaga satu kali dua puluh empat jam. Akibatnya kantor Pemkab dibobol dua kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180403_094330.jpg)