Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dua Pelajar Ini Tetap Semangat Ikut UN, Padahal Rumah Mereka Baru Saja Ludes Terbakar

Dewi Ayu Ningsi merupakan pelajar SMK Primawisata yang rumahnya ludes dalam kebakaran, Kamis (29/3).

Editor:
netz.id
Kebakaran di Taman Kota Jakarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Dua pelajar yang rumahnya hangus dalam kebakaran di Taman Kota dan Tambora, Dewi Ayu Ningsi dan Yulianto tetap mengikuti Ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Senin (2/4).

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menjamin keduanya diberi bantuan buat menjalani UN, karena buku-buku dan seragam sekolah mereka ludes akibat si jago merah.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Susi Nurhati mengatakan bantuan diberikan Disdik DKI antara lain seragam sekolah dan buku-buku pelajaran. Dewi Ayu Ningsi merupakan pelajar SMK Primawisata yang rumahnya ludes dalam kebakaran di Taman Kota, pada Kamis (29/3).

Sedangkan Yulianto adalah pelajar SMK Pelita IV yang menjadi korban kebakaran di Jalan Duri Indah II, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (1/4) malam kemarin.

"Hari ini tetap ikut UN, sudah kami fasilitasi semuanya. Tadi malam juga ada kebakaran di Tambora, ada juga peserta didik kita yang rumahnya kena, tetapi hari ini tetap UN dan kita fasilitasi kebutuhannya," kata Susi,seperti dilansir CNN, Senin (2/4).

Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga mendistribusikan bantuan sementara terhadap korban terdampak kebakaran di Tambora, Jakarta Barat. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Surya, mengatakan petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Barat yang mendistribusikan bantuan itu.

"Ketika ada kabar terjadi kebakaran, Tim PSKB kami segera menyiapkan bantuan sementara. Dalam SOP kami dua jam response time bantuan sudah diberikan," kata Surya saat dihubungi, Senin (2/4).

Bantuan logistik sementara yang telah didistribusikan kepada korban terdampak kebakaran berupa terpal 50 lembar, selimut 120 lembar, dan dua tenda pengungsian.

Warga sekitar lokasi juga turut membantu karena wilayah mereka ditetapkan sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB). KSB dikelola sendiri oleh warga, tetapi pasokan logistik dikirim dari Dinas Sosial. Surya menyebut KSB mempercepat bantuan sampai kepada korban. (*)

Tags
kebakaran
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved