Berimajinasi dengan Membaca Komik dan Novel
Buku cerita yang berseri seakan menghipnotis para generasi Mellenial. Diantaranya buku komik dan novel.
Penulis: Chintya Rantung | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Buku cerita yang berseri seakan menghipnotis para generasi Mellenial. Diantaranya buku komik dan novel.
Kisah yang begitu dramatis dan bersambung kadang bikin lupa segalanya.
Bahkan karena terlalu asyik, dalam sehari bisa dipakai untuk membaca, bahkan sering lupa melakukan aktivitas lain.
Adapula saking keasyikan dan fokus membaca bisa sampai tertidur.
Seperti halnya dua perempuan cantik yang sudah bersahabat lama ini. Ternyata meskipun bersahabat tapi mereka punya hobi tersendiri.
Agnes Mandagi misalnya. Karyawan swasta di salah satu perusahaan di Manado mengaku lebih suka membaca novel.
"Kalo saya suka baca novel karena ceritanya lebih menarik. Apalagi novel-novel romansa dan percintaan .
Novel juga bebas berimajinasi tentang tokoh dengan suasana yang diceritakan di novel itu," cerita Ines yang tinggal di Aertembaga kota Bitung.
Lain halnya dengan Rilza Manueke yang juga karyawan swasta lebih suka membaca komik.
"Karena di komik itu selain cerita ada juga gambar yang boleh dibayangkan apalagi tokoh-tokoh di komik keren-keren walaupun cuma gambar," sebut Icha warga Bitung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/agnes-mandagi-danrilza-manueke_20180401_122720.jpg)