Benny Tungka Meninggal Dunia

Pastor Yonas: Benny Tungka Andalkan Kasih Sayang Keluarga

Pastor Jonas Atjas dosen Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng mengaku memilki beberapa kesan positif tentang figur Johanes Benny Tungka.

Pastor Yonas: Benny Tungka Andalkan Kasih Sayang Keluarga
ISTIMEWA

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pastor Jonas Atjas dosen Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng mengaku memilki beberapa kesan positif tentang figur Johanes Benny Tungka.

Pertama, sama seperti masyarakat Manado, beliau dikenal sebagai pebisnis yang handal. 

"Ia kaya dengan ide dan inovasi. Dia seorang risk-taker dan sangat cermat dalam analisa," katanya.

Sebagai seorang pribadi, Benny katanya "care-giver". Sangat peduli dengan orang lain, sangat murah hati dan teristimewa menyangkut keadilan bagi orang kecil, dan seorang pejuang yg kritis.

"Beliau cukup lama menderita sakit dan dengan setia menjalani pengobatan di dalam dan luar negeri. Pada suatu titik tertentu Pak Benny putuskan untuk tidak lagi mengandalkan obat," ujarnya.

Yang beliau andalkan katanya kasih sayang istri dan anak-anak serta cucu-cucunya. Pada tahap itu, saya menyaksikan bahwa keluarga ini berlindung pada kasih Allah.

"Iman itu membuat keluarga ini sungguh2 menjadi sebuah "Ecclesia Domestica" (gereja rumahtangga). Buktinya beliau mengirim ribuan rosario dan lembaran-lembaran doa kepada begitu banyak orang, bahkan rosarionya dikirim ke luar negeri," ujarnya.

Iman dan devosi katanya menjadi pijakan hidup Benny. Sebagai pebisnis, mereka berjuang memberi layanan optimal, dan sebagai orang beriman, mereka kaya akan rahmat Allah.

Penulis: David_Manewus
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved