Sempat Jadi Korban Spanduk Rasis di Polandia, Egy Maulana Angkat Bicara

Pemain 17 tahun pun menanggapi hal tersebutu dengan bersikap santai sambil mengindikasikan waktu yang bakal menjawab cibiran.

Editor: Siti Nurjanah
TribunStyle/Kolase
Egy Maulana Vikri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemain timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri angkat Bicara usai jadi korban sindiran dan rasis suporter setelah bergabung dengan klub barunya Lechia Gdansk beberapa waktu yang lalu.

Pemain 17 tahun pun menanggapi hal tersebutu dengan bersikap santai sambil mengindikasikan waktu yang bakal menjawab cibiran tersebut nantinya.

"Wajarlah, ya namanya juga baru pertama," ujar Egy saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden seusai bertemu Presiden Joko Widodo, Jumat (23/3/2018), seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Egy pun berkomitmen untuk bermain semaksimal mungkin di Lechia Gdansk.

"Pasti saya mau main bisa lebih bagus, lebih baik ke depannya dan bisa buat Indonesia bangga," kata dia.

"Ya sudah, bebas. Terserah mau dibilang apa. Masa mau dibalas dengan omongan? Enggak kan? Lihat nanti saja," ucap Egy

Sebelumnya kedatangan Egy memang sempat mengundang polemik dan kontroversi setelah bergabung klub barunya tersebut.

Kedatangan Egy di Lechia Gdansk kerap dikaitkan dengan strategi marketing bagi Lechia Gdansk.

Apalagi setelah followers Instagram Lechia Gdansk meroket tajam hingga hampir 10 kali lipat dan Menjadikan Lechia sebagai klub dengan followers Instagram terbanyak di Polandia.

Bahkan Ia mendapat perlawanan dari Suporter dari klub barunya tersebut dengan membentang kan spanduk rasialis kepada Egy.

Spanduk itu berisikan kata-kata tak senonoh dengan gambar Egy Maulana tengah tersenyum menggunakan ikat kepala klub barunya.

Dalam keterangan Twitter tersebut, suporter garis keras Lech Poznan menyindir Lechia Gdansk yang telah merekrut Egy Maulana, seorang pemain berusia 17 tahun karena mempunyai follower instagram sebanyak 650.000.

Mungkin gencarnya media di Polandia membuat pendukung klub barunya tersebut merasa tidak nyaman dengan Lechia dan tidak mementingkan kompetisi.

Insiden ini terjadi kala klub baru Egy, Lichia Gdansk bertandang ke markas Lech Poznan, Sabtu (17/3/2018).

Pada pertandingan itu Lechia Gdansk kalah telak 3-0 atas Poznan.

()
()

(TribunStyle.com/ Burhanudin Ghafar Rahman)

Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved