Benny Tungka Meninggal Dunia

Kabar Duka - Pemilik Megamas Manado Meninggal 2 Minggu Setelah Tewasnya Pemilik Matahari

Pemilik kawasan Megamas Manado, Benny Tungka meninggal dunia, Minggu (25/3/2018) pukul 00.00 Wita.

ISTIMEWA
Benny Tungka 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa tragis menimpa Hari Darmawan, pendiri Matahari Departement Store, ketika tengah beristirahat di villanya, kawasan Jl Hankam Wira Lokatama, Puncak, Bogor.

Ia meninggal dunia setelah terpeleset dan tercebur ke Sungai Citarum, Jumat (10/3) malam.

Jenazahnya ditemukan tersangkut di bebatuan sekira 100 meter dari lokasi korban terpeleset dan tercebur ke sungai.

Menurut penuturan warga setempat, H Basri (53), sebelum ditemukan tewas mengambang, Hari Darmawan tiba-tiba hilang dari vilanya.

"Iya beliau awalnya ada di vila bersama sopirnya, sekira pukul 21.00 WIB," katanya.

Saat itu sang sopir diminta untuk mengambilkan air minum di mobil yang diparkir tak jauh dari lokasi kejadian.

"Iya disuruh ambil air di mobil, tapi pas balik lagi beliau menghilang," jelasnya. Kemudian warga setempat langsung membantu mencari korban.

Sekretaris Desa (Sekdes) Jogjogan, H Jejen, juga mengatakan melihat mobil milik Hari terparkir di depan gerbang vila. Sekira pukul 20.00, Jejen yang baru sampai di vila bersebelahan dengan lokasi kejadian, merasa biasa saja saat melihat ada mobil Hari parkir di sisi jalan.

"Biasanya juga suka ke vila untuk istirahat meskipun jarang. Jadi sudah tidak aneh lagi," katanya. H Jejen sempat melihat sosok Hari berada di dalam vila yang berdekatan dengan bibir Sungai Ciliwung.

Jejen tak menyangka Hari tewas terbawa derasnya aliran Sungai Ciliwung. "Iya katanya tiba-tiba hilang saat sopirnya disuruh ambil minum di mobilnya," ucapnya.

Hari Darmawan yang juga pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) ditemukan mengambang di aliran Sungai Ciliwung, Sabtu, sekira pukul 06.30. Sebelumnya ia dilaporkan hilang pada Jumat, sekira pukul 21.30.

Jenazah korban ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh sejumlah karyawan TWM. "Jenazah Hari Darmawan ditemukan di Kali Ciliwung. Lokasi berjarak sekira 100 meter dari lokasi diduga hilangnya korban," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky. (*)

PEMILIK MEGAMAS MENINGGAL DUNIA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemilik kawasan Megamas Manado, Benny Tungka meninggal dunia, Minggu (25/3/2018) pukul 00.00 Wita.

Kabar dukacita ini diterima melalui pesan di WhatsApp.

"Telah berpulang ke Pangkuan Kasih Sayang Tuhan Yang Maha Kasih, Yang Terkasih Bapak Johanes Benny Tungka (Owner Megamas Group) Pada hari Minggu 25 Maret 2018 jam 00.08 Wita di rumah Duka Kawasan Megamall.
Berharga di mata Tuhan Kematian Hamba yang Di kasihi-NYA," begitu isi pesan WhatsApp yang dibagikan.

Almarhum Benny Tungka meninggal dunia di usia 60 tahun.

Pria yang lahir di Makassar 13 Oktober 1957 merupakan pengembang properti dengan Grup Megamasnya yang dirintis melalui PT Megasurya Nusalestari.

Diketahui almarhum Benny Tungka telah lama menderita sakit dan beberapa kali menjalani perawatan medis bahkan hingga melakukan perawatan di luar negeri.

Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved