Main Game saat di Udara, Ini yang Terjadi dengan 2 Pilot EasyJet
Bercanda dengan teman memang perlu dilakukan. Namun, dua pilot sebuah maskapai Inggris melakukannya di tengah penerbangan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, LONDON - Bercanda dengan teman memang perlu dilakukan.
Namun, dua pilot sebuah maskapai Inggris melakukannya di tengah penerbangan.
Tidak hanya itu. Dilansir The Sun Jumat (23/3/208), mereka bercanda menggunakan media sosial Snapchat.
Mereka berdua dilaporkan mendapat hukuman atas aksinya.
BBC memberitakan, Kapten Michel Castellucci dan co-pilot-nya membawa penerbangan EasyJet dari Paris ke Madrid pada Rabu (21/3/2018).
Pada saat ketinggian 30.000 kaki itulah, Castellucci bermain dengan Snapchat, dan bercanda dengan rekannya tersebut.
Antara lain, Castellucci menggunakan avatar burung hantu ketika co-pilot yang tidak diketahui sedang mengisi dokumen.
Kemudian, co-pilot tersebut juga menari mengikuti avatar seorang pelatih senam perempuan.
Tindakan Castellucci dan wakil pilotnya tak pelak membuat seorang penumpang marah. "Pilot EasyJet tidak bertanggung jawab selama penerbangan!" katanya.
Selain itu, kecaman juga datang dari netizen yang smepat melihat video tersebut di akun media sosial Castellucci.
"Dua pilot itu hanya ingin bersenang-senang dibanding membawa penumpangnya dengan selamat," kecam netizen tersebut.
Juru bicara EasyJet berkata, Castellucci dan co-pilot itu telah menerima hukuman sembari investigasi atas insiden tersebut digelar.
"Tindakan ini sangat tidak bisa diterima, dan tidak mewakili ribuan pilot yang bekerja di maskapai ini," kata juru bicara EasyJet dilansir Sky News.
Lebih lanjut, The Sun mewartakan kalau Castellucci diketahui sering mengunggah foto ketika terbang di Instagram.
Akun tersebut dilaporkan telah dihapus, setelah video itu ditonton sebanyak 6.325 kali.
Kesalahan Pilot
Pilot pesawat penumpang Rusia yang jatuh dan menewaskan 71 orang diyakini telah gagal mengaktifkan pemanas untuk alat ukur tekanan, sehingga data kecepatan tidak diperoleh dengan tepat.
Komite penerbangan Rusia (IAC) pada Selasa (13/2/2018), menyatakan telah mempelajari perekam data penerbangan.
Beberapa saat sebelum kecelakaan pada Minggu (11/2/2018), pilot melihat berbagai data pada dua indikator kecepatan udara pesawat.
Indikasi yang salah terjadi akibat pilot gagal menyalakan unit pemanas untuk alat ukur tekanan pesawat sebelum lepas landas.
Pilot menyalakan autopilot pesawat Antonov An-148 itu, setelah terbang dari Bandara Domodedovo, Moskwa.
Kemudian, mereka mengambil kendali manual saat melihat data kecepatan yang berbeda.
"Situasi khusus mulai terjadi sekitar dua menit 30 detik, setelah lepas landas di ketinggian sekitar 1.300 meter dan kecepatan indikator 465-467 km/jam," kata IAC.
Sebelum pesawat jatuh ke tanah, salah satu sensor terus menunjukkan kecepatan 0 km/jam, sementara sensor lain menunjukkan kecepatan 800 km/jam.
"45 detik sebelum jatuh ke tanah, posisi pesawat miring 25 derajat ke sisi kanan," tambah IAC.
Namun, komite mengaku masih mendalami perekam suara yang menangkap percakapan di kokpit pesawat.
Pesawat milik Saratov Airlines itu jatuh ke padang bersalju, tepat enam menit setelah lepas landas, menewaskan 65 penumpang dan enam kru.
Sebelumnya, Kantor investigasi transportasi Rusia menyebutkan pesawat tersebut sempat menghilang dari layar radar sekitar empat menit setelah lepas landas.
Pesawat buatan Rusia itu dilaporkan berusia 7 tahun dan dibeli oleh Saratov Airlines dari maskapai lain setahun lalu.
Sementara itu, Saratov Airlines merupakan maskapai asal Rusia yang didirikan pada 1930-an, dengan layanan penerbangan ke 35 kota di Rusia.
Cegah Tabrakan Antara Dua Pesawat
Dua pesawat komersial India nyaris bertabrakan di atas kota Mumbai, beruntung manuver seorang pilot perempuan Air India membuat bencana urung terjadi.
Penumpang di dua pesawat komersial India itu kemungkinan mengalami hal paling mengerikan sekaligus mendapat keberuntungan dalam insiden yang terjadi 7 Februari lalu.
Saat itu, pesawat Airbus A320neo dengan nomor penerbangan UK 997 milik maskapai penerbangan Vistara terbang amat dekat dengan Airbus A319 milik Air India bernomor penerbangan AI 631.
Pesawat milik Vistara itu terbang dari New Delhi menuju Pune membawa 162 penumpang, sedangkan Air India berasal dari Mumbai menuju Bhopal dengan 109 orang penumpang.
Di tengah penerbangan, kapten pilot Vistara pergi ke toilet, meninggalkan sang kopilot sendirian di dalam kokpit.
Untuk mematuhi aturan penerbangan internasional yang mengharuskan selalu ada dua kru di dalam kokpit, seorang pramugari masuk ke dalam kokpit. Demikian dikabarkan harian The Times of India.
Sementara di kokpit Air India, yang bertugas adalah seorang pilot perempuan bernama Anupama Kohli.
Saat melintas di atas Mumbai, menara pengawas lalu lintas udara (ATC) setempat memerintahkan pilot Vistara untuk menurunkan ketinggan ke 27.100 kaki atau sekitar 6.400 meter.
Namun, posisi ini hanya berada sekitar 100 kaki atau tak lebih dari 30 meter di atas pesawat Air India.
"Di titik ini, kedua pesawat hanya berjarak beberapa detik satu sama lainnya," ujar seorang sumber ATC kepada The Times of India.
Jarak kedua pesawat amat dekat hingga kapten pilot Air India Anupama Kohli bisa melihat Airbus milik Vistara mendekati pesawatnya.
Kohli juga mendengar petugas ATC bertanya kepada pilot Vistara terkait jarak terbangnya yang amat dekat dengan Air India.
"Anda yang memerintahkan saya turun ke ketinggian ini," ujar pilot Vistara.
Beberapa saat sebelum tabrakan terjadi, alarm sistem pencegah tabrakan (TCAS) berbunyi di dalam kabin Air India.
"Naik, naik, naik!" kata Kapten Kohli sambil membelokkan pesawatnya ke kanan menjauhi posisi Airbus A320 milik Vistara.
Manajemen Air India kemudian mengatakan, terjadi salah komunikasi antara pilot Vistara dan menara ATC karena pesawat Vistara terus turun sementara ATC memberikan instruksi berbeda.
Sementara itu, juru bicara maskapai penerbangan Vistara hanya memberikan komentar normatif terkait insiden itu.
"Kedua pilot telah mengikuti prosedur yang berlaku untuk mencegah kecelakaan dan menerbangkan pesawat mereka dengan selamat," demikian pernyataan Vistara. *
Artikel ini telah dimuat di kompas.com dengan judul: Main Snapchat di Tengah Penerbangan, 2 Pilot EasyJet Dihukum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/main_20180324_232626.jpg)