Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kata Penatua Yuddy Roboth, Ada 2 Nama Calon Ketua BPMS yang Mengerucut

Ia mengaku sudah ada pilihan, namun tetap digumulinya sehingga roh pelayanan GMIM tetap terjaga.

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/WARSTEF ABISADA
Pnt Yuddy Roboth, peserta utusan Wilayah Pineleng 

Laporan wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-- Rabu (21/3/2018), 1.723 peserta Sidang Majelis Sinode GMIMke -79 utusan jemaat serta wilayah, akan memilih BPMS, BPPS, dan MPS periode pelayanan 2018-2022 mulai pukul 09.00 hingga 21.00 Wita.

Siapa yang paling berpeluang untuk menjadi Ketua BPMS GMIM menurut Pnt Yuddy Roboth, peserta utusan Wilayah Pineleng, kini tinggal mengerucut pada dua nama saja dari nominator yang ada.

"Saya pikir untuk Ketua BPMS GMIM, persaingan tinggal antara dua figur saja yakni antara Pdt Hein Arina dan Pdt Hendry Runtuwene," kata Pnt Yuddy, Rabu (21/3/2018).

Ia mengaku sudah ada pilihan, namun tetap digumulinya sehingga roh pelayanan GMIM tetap terjaga.

"Semua peserta saya yakin sudah ada pilihan masing-masing, jadi tidak perlu diarahkan lagi. Yang perlu dilakukan kini adalah terus menggumuli pilihan kita, agar tak diintervensi kepentingan apapun untuk menjaga roh pelayanan GMIM," tegasnya.

Terlepas dari siapapun nanti yang akan terpilih, Pnt Yuddy berharap ketua BPMS GMIM yang baru, dapat membawa GMIM menjadi lebih baik kedepan baik untuk pendeta, pelayan khusus dan jemaat Sion cara keseluruhan.

"Yang perlu dibenahi oleh BPMS yang batu adalah soal pengelolaan keuangannya, yakni harus lebih transparan. Artinya, tak boleh hanya diketahui segelintir orang di kantor sinode saja, tapi juga jemaat dengan dukungan kecanggihan teknologi yang ada saat ini," tukasnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved