Dua Polwan Cantik Buktikan Ada Perdagangan Manusia dan Prostitusi, Mereka pun Sempat Alami Begini
Meski sempat ketakutan dan nyaris ditawarkan ke pelanggan, namun kedua Polwan cantik ini akhirnya sukses.
TRIBUNMANADO.CO.ID, BALI - Meski sempat ketakutan dan nyaris ditawarkan ke pelanggan, namun kedua Polwan cantik ini akhirnya sukses. Aksi dua polwan cantik anggota Satreskrim Polres Garut pantas mendapat acungan jempol.
Keduanya berhasil mengungkap praktik prostitusi dan sindikat perdagangan orang untuk dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di salah satu tempat hiburan di Bali.
Tribun-Video melansir Kompas.com, kedua polwan itu adalah Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria Oktavia.
Meraka memakai nama samaran.
Brigadir Popy mamakai samaran Dewi dan Bripda Fitria memakai nama samaran Bella.
Saat melakukan penyamaran, keduanya mengungkapkan apa yang mereka alami.
Menurut Popy, ketika masuk ke tempat hiburan keduanya diwawancarai.
Mereka ditanyai kesiapan menjadi PSK di tempat itu.
Kemudian mereka disuruh istirahat di kamar.
Mereka pun tidak lama berada di lokasi hiburan tersebut.
"Jadi enggak lama, enggak sampai disuruh melayani tamu," katanya dikutip dari Kompas.com.
Popy mengaku sempat takut berada di tempat itu.
Namun, karena ada tim yang menemaninya, dia merasa lebih tenang.
Dia langsung menghubungi tim Satreskrim Polres Garut pimpinan Kasatreskrim AKP Auli Djabar yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Setelah dipastikan memang ada praktik perdagangan orang dan prostitusi, polisi langsung masuk melakukan penyergapan
(Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/polda-sulut-tangkap-enam-orang-terlibat-prostitusi-onlin_20180222_214250.jpg)