BRI Salurkan PKH Non Tunai 2018 di Manado Sebesar Rp 20,4 Miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) di Manado sebesar Rp 20,4 miliar
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) di Manado sebesar Rp 20,4 miliar. Penyaluran tersebut kepada lebih dari 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"BRI ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk menyalurkan PKH di Manado pada 2018 dengan nilai Rp20,4 miliar," ujar Asisten Manager Bisnis Mikro BRI Manado Johanis Tontou, Minggu (18/3/2018).
Jika sebelumnya program tersebut diserahkan tunai kepada KPM, sejak 2017 penyalurannya melalui non tunai, yaitu dengan mentransfer langsung kepada rekening penerima.
Sehingga masyarakat yang menerima bisa kapan pun menarik uang tersebut melalui ATM BRI dimana pun. Hal ini tentu saja mempermudah masyarakat. "Masyarakat tak perlu antri berlama-lama untuk mendapatkan bantuan tersebut," ungkapnya.
Sedangkan launching penerimaan PKH Non Tunai telah dilakukan pada hari Sabtu (17/3l) di Kantor Camat Bunaken. "Khusus untuk kecamatan Bunaken warga yang menerim sebanyak 1.713 KPM," ungkapnya.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Frans Mawitjere mengungkapkan untuk penerima program PKH 2018 ketambahan lebih dari 100 persen.
Hal ini karena adanya pembaruan data baru sehingga ada ketambahan penerima manfaat. "Untuk itu kedepannya melalui PKH jumlah masyarakat miskin di Sulut berkurang," ungkapnya.
Kepala Dinas Sosial Pemkot Manado Sammy Kaawoan mengungkapkan dengan adanya penyaluran PKH non tunai ikut memangkas birokrasi dalam penyaluran. Oleh karena itu para penerima bisa memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bri_20180318_132502.jpg)