Beredar Video Persekusi Wanita dan Pacarnya Dipaksa Hubungan Badan, Ini Pembelaan Kapolres Sambas
Media sosial tengah dihebohkan oleh beredarnya video persekusi sepasang kekasih yang dipaksa berhubungan intim di depan warga.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Media sosial tengah dihebohkan oleh beredarnya video persekusi sepasang kekasih yang dipaksa berhubungan intim di depan warga.
Tribun-Video.com melansir Tribun Pontianak, polisi masih melakukan analisa.
Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo menegaskan, pihaknya belum mengetahui adanya video asusila yang beredar di media sosial, yang menampilkan sepasang pria dan wanita tengah berbuat tak senonoh.
Pada video, tampak warga mencekik si pria sambil memaksanya berhubungan layaknya suami istri.
Dari perbincangan pria dan wanita di video tersebut, bahasa yang digunakan mirip dengan bahasa daerah dari Kabupaten Sambas.
"Polres Sambas belum memonitor adanya video asusila yang beredar di media sosial tersebut. Dari informasi yang ada, kami akan melakukan analisa terlebih dahulu dari video yang sudah kami terima," ungkapnya, Minggu (18/3/2018).
Muncul dugaan pemeran video tersebut adalah warga Kabupaten Sambas, namun polisi masih perlu melakukan penyelidikan.
"Kalau misalkan positif (warga Kabupaten Sambas), kami amankan, apalagi penyebarnya, tetap akan kami tindak. Jadi kami analisa dulu, kami dalami terlebih dahulu," tegas Kapolres.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pencuri_20180220_071956.jpg)