Natalius : Jadilah Agen Perubahan Untuk Daerah
Natalius Pigai mengatakan Kecerdasan itu hanya tumbuh dan berkembang bagi orang kritis sedangkan kebodohan hanya menyertai orang tuli nan bisu
Penulis: Indry Panigoro | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Indri Panigoro
MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Kecerdasan itu hanya tumbuh dan berkembang bagi orang-orang yang kritis, sedangkan kebodohan hanya menyertai orang-orang yang tuli nan bisu.
Begitulah ungkapan yang dilontarkan Aktivis Indonesia, Natalius Pigai saat memberikan motivasi di seminar Nasional kedua yang diselenggarakan oleh Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se Indonesia (AMPTPI) kepada ratusan Mahasiswa-mahasiswi Papua di asrama Kamasan Cendrawasi V Putra Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (17/3/2018) petang.
"Jadilah agen perubahan, teruslah belajar, teruslah menimbah ilmu, tetap semangat. Tingkatkan semangat perjuangan, tetap semangat menentang ketidakadilan, dan semangat menentang ketidakpastian. Jangan hanya diam di tempat lalu tidak mau belajar karena jika fikiran kita hanya begitu saja maka kita akan terus menjadi orang bodoh yang mau dijajah," seru Mantan Anggota Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012-2017 itu dihadapkan peserta Seminar yang salah satu diantara yakni rekannya Herman Dogopiadi.
Kata dia lagi meningkatkan semangat saja tidak cukup untuk menjadi agen perubahan bagi daerah, hal itu karena menurut nya ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dan ditingkatkan lagi.
"Kalau mau jadi agen perubahan knowledge, skill, atitude, saja tidak cukup. Karena jika hanya menajamkan pisau keterampilan itu tapi tidak menanamkan moralitas yang bagus, berintegritas, serta konsisten dengan perkataan dan perbuatan itu sama saja tidak ada apa-apa nya," ucap salah satu aktivis Indonesia yang paling berpengaruh di kanca Nasional dan Internasional itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180317_221241.jpg)