Hadiri Seminar Nasional, Natalius Pigai Beri Motivasi untuk AMPTPI

Kehadiran aktivis Indonesia Natalius Pigai di Manado memberikan motivasi bagi ratusan mahasiswa-mahasiswi Papua di asrama Kamasan Cendrawasi V Putra

Hadiri Seminar Nasional, Natalius Pigai Beri Motivasi untuk AMPTPI
TRIBUNMANADO/INDRI PANIGORO
Seminar Nasional oleh Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se Indonesia (AMPTPI) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Indri Panigoro

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID — Kehadiran aktivis Indonesia Natalius Pigai di Manado memberikan motivasi bagi ratusan mahasiswa-mahasiswi Papua yang ada di asrama Kamasan Cendrawasi V Putra Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Kehadiran mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia itu untuk menghadiri seminar Nasional kedua yang diselenggarakan oleh  Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se Indonesia (AMPTPI).

Ketua Panita Seminar Nasional, Chiko Wanena dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran orang yang mereka sebut dengan sebutan kakak itu.

“Kami sangat senang atas kehadiran kakak kita ini, Jujur saja kami sudah beberapa kali ingin mengadakan kegiatan dan mengundang pimpinan daerah Sulut mulai dari anggota, ketua dewan, bahkan gubernur, tapi mereka sama sekali tidak merespon. Sedangkan kakak Natalius, ketika kami kontak via whatsapp tak lebih dari setengah jam langsung merespon dan bersedia untuk hadir,” cerita mahasiswa semester akhir jurusan Magister Akuntasi Universitas Sam Ratulangi, Manado Sulut itu dihadapan ratusan peserta seminar sambil menangis tersedu-sedu, Sabtu (17/3/2018) sore.

Tak ingin ratusan mahasiswa Papua berlarut dalam kesedihan, Natalius Pigai dalam sambutanya mengatakan hal itu tiidak perlu menjadi kerisauan mahasiswa Papua, karena hal yang terpenting menurut salah satu aktivis berpengaruh itu ialah semangat dalam menimbah ilmu untuk menambah wawasan.

“Dalam didikan spirit semangat yang harus dibawa. Kalau kita semangat, semangat dalam belajar kita akan menjadi orang pintar. Dan kalau kita pintar tidak ada yang bisa meremehkan kita,” seru Pigai yang disambut teriakn semangat dari ratusan peserta.

Untuk itu lebih lanjut Pigai meminta ‘adik-adik’ nya itu untuk lebih meningkatkan semangat menimbah ilmunya.

“Kita jangan hanya belajar dari maeri yang didapat dari kampus saja, kita cari reverensi bahan ajar untuk dipelajari, kita ikut kursus bahasa, kita ikut kursus computer kita belajar dengan sunguh-sunguh supaya apa? Supaya kita jadi orang yang pintar. Kenapa kita harus jadi orang yang pintar? Kembali lagi agar supaya kita tidakk berada di belakang ‘ketiak’ mereka saja,” ucapnya.

Penulis: Indry Panigoro
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved