Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2019

Ketum Parpol Koalisi Ingin Jadi Cawapres Jokowi, Ini Kata PDIP

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah mengatakan partainya membuka komunikasi seluas-luasnya terhadap semua partai di Pilpres

Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNPEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (kanan), didampingi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah (kiri) memberikan keterangan pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (9/1/2018). PDI Perjuangan akan menggelar perayaan HUT ke-45 pada Rabu (10/1) di Jakarta Covention Center dengan tema Pancasila Bintang Penuntun Indonesia Raya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah mengatakan partainya membuka komunikasi seluas-luasnya terhadap semua partai dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Termasuk dalam menampung usulan nama calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendamping Joko Widodo pada pemilu mendatang.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Kamis (18/1/2018). Di pilkada serentak, PDI-P paling banyak berkoalisi dengan Partai Golkar dan Partai Hanura
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Kamis (18/1/2018). Di pilkada serentak, PDI-P paling banyak berkoalisi dengan Partai Golkar dan Partai Hanura (KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI)

"Prinsipnya PDIP membuka diri seluas-luasnya, dengan seluruh kekuatan parpol untuk bisa bersama-sama dengan pak Jokowi di pilpres mendatang," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Baca: Kotamobagu - Berprofesi Pemulung, Yulin Morai Sekolahkan Tiga Anak Hingga Sarjana

Baca: Gubernur Sulut Sidak SMK Keberbakatan Tompaso,Tegur Kepala Sekolah Soal Kebersihan

Oleh karena itu banyak nama dikaji untuk menjadi Cawapres Jokowi termasuk tiga nama Ketum Parpol koalisi pemerintah yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ( Cak Imin), Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Karena itu keinginan PDIP dengan membuka diri berdialog dengan seluruh kekuatan parpol adalah bagian dari cara kami untuk merangkul seluruh kekuatan bangsa ini untuk bisa bergotong-royong. Formasinya bagaimana? Kita lihat nanti kristalisasinya seperti apa," katanya.

Baca: Jantje Sajow: Kampung Jaton Jadi Ikon Kebersamaan di Minahasa

Baca: Bupati Sitaro Hadiri Rakor Daerah Pilkada

Baca: Rapat Paripurna DPRD Tomohon, Banyak Pejabat Tidak Hadir

Basarah yakin tidak akan ada kecemburuan dari Parpol apabila kadernya tidak terpilih menjadi Cawapres Jokowi.

Pasalnya bentuk kerjasama koalisi tidak hanya berujung pada pinangan menjadi Cawapres saja.

"Bentuk kerjasamanya tidak harus di cawapres. Banyak sekali bentuk kerjasama politik itu. Bisa di kabinet, lembaga negara, banyak macam kerjasama politik itu," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejumlah Ketua Umum Parpol Diusulkan jadi Cawapres Jokowi, Ini Kata PDIP, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/03/14/sejumlah-ketua-umum-parpol-diusulkan-jadi-cawapres-jokowi-ini-kata-pdip.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved