Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Alasan Mengapa Presentasi Penerima Jaminan Sosial Berbeda

Tracy memberikan materi dalam Sosialisasi dan Pelatihan (Literasi Data) Pemanfaatan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM).

Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Tracy Pasaribu beri materi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Presentasi penerima bantuan jaminan sosial berbeda.

Itu katanya karena menyesuaikan dengan keuangan negara.

Itu dikatakan oleh Tracy Pasaribu, dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Kamis (14/3/2018).

Tracy memberikan materi dalam Sosialisasi dan Pelatihan (Literasi Data) Pemanfaatan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM).

Baca: Wabup Boltim Sebut Angka Kemiskinan Turun

Baca: Ini Alasan Program Penurunan Kemiskinan Sering Salah Sasaran

"Baru 38 persen penerimaan bantuan iuran (PBI JKN). Lalu ada 25 persen KPS/KKS/KIP/Rastra," katanya.

Penerima program katanya berdasarkan 10,64 persen angka kemiskinan. Angka kemiskinan itu berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) 2017

"Di situ ada 8 sampai 11 persen Program Keluarga Harapan (PKH). Jadi tidak semua yang menerima," katanya.

Ia mengatakan di beberapa daerah untuk JKN diberikan karena bencana. Karena itu bisa melebihi 40 persen.(Tribun Manado/David Manewus)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved