Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Emas Bisa Sentuh US$ 1.400 per Ons Troi

Tren bullish harga emas diperkirakan bisa berlanjut. Walaupun kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat

Editor: Lodie_Tombeg
afp
Emas Antam 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Tren bullish harga emas diperkirakan bisa berlanjut. Walaupun kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) dipastikan akan dilakukan secara bertahap, tetapi emas masih tetap disokong sentimen positif. Analis menebak emas akan melanjutkan penguatan ke level US$ 1.400 per ons troi.

“Selama area US$ 1.300 masih cukup kuat, ada potensi ke US$ 1.400 per ons troi,” ujar Deddy Yusuf Siregar, analis PT Asia Tradepoint Futures, Rabu.

Menurutnya, tingginya tingkat ketidakpastian geopolitik masih berpeluang meningkatkan permintaan emas sebagai aset lindung nilai. Hanya saja dalam proyeksi Deddy, level US$ 1.400 per ons troi itu baru akan tercapai pada pertengahan tahun ini.

Untuk menuju ke level tersebut, emas harus menembus area resistance di level US$ 1.365 per ons troi terlebih dahulu. Pada akhir kuartal I-2018 diperkirakan, harga emas bisa bertengger di kisaran US$ 1.300-US$ 1.350 per ons troi.

Sedangkan, analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf masih pesimistis penguatan emas bisa menembus level US$ 1.400. Dalam perhitunganya, sepanjang tahun ini, pergerakan emas paling tinggi hanya di US$ 1.375 per ons troi. Menurutnya, area tersebut baru akan dicapai pada pertengahan tahun nanti. Pada akhir kuartal pertama 2018, ia menebak emas berada di kisaran US$ 1.300-US$ 1.365 per ons troi.

“Emas bisa naik kalau ketidakpastian meningkat,” tandasnya.

Mengutip Bloomberg, Rabu (28/2) pukul 16.55 WIB, harga emas kontrak pengiriman April 2018 di Comex naik 0,22% ke level US$ 1.321,50 per ons troi. *

Sumber: Kontan
Tags
Toko emas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved