Breaking News
Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

2 Tewas Setelah Perahu Terbalik, Arung Jeram di Sungai Serayu Banjarnegara Berakhir Maut

Dalam pengarungan itu, mereka terbagi dalam sembilan perahu yang dilengkapi river guide dan tim rescue.

Editor: Alexander Pattyranie
Humas Basarnas
Sejumlah petugas Basarnas mengarungi Sungai Serayu, Banjarnegara, Minggu (11/3/2018) untuk melakukan pencarian korban hanyut. 

TRIBUNJABAR.ID, BANJARNEGARA - Insiden kecelakaan arung jeram di sungai Serayu, Singamerta Sigaluh Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (11/3/2018) menjadi catatan penting bagi pemerintah atau pengelola terkait standar keselamatan wisata arung jeram di sungai Serayu.

Dua orang meninggal karena kecalakaan tersebut kemarin, Minggu (11/3/2018).

Dalam pengarungan itu, mereka terbagi dalam sembilan perahu yang dilengkapi river guide dan tim rescue.

Nahas sampai di kedung Sawangan Sigaluh, perahu yang ditumpangi para korban terbalik.

River guide Ahmad Prihantoro (25), warga Kutayasa Kecamatan Madukara dan wisatawan asal Cilacap, Kohar Mutalim (48) yang tercebur ke sungai tak mampu menyelamatkan diri hingga hanyut terbawa arus sungai Serayu.

Kepala BPBD Banjarnegara Arif Rachman menyesalkan insiden yang menimbulkan korban jiwa ini.

"Kami masih menghimpun detail kronologinya. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, atas musibah yang menimpa para korban,"katanya, Senin (12/3).

Arif meyakini, dalam melaksanakan pengarungan, pengelola telah mengacu pada standar keselamatan dan prosedur yang berlaku.

Menurut dia, semua personil river guide dan tim rescue yang ikut dalam pengarungan tersebut adalah personil yang sudah terlatih dan profesional.

Standar operasional prosedur yang dijalankan operator menempatkan keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap pengarungan.

Kejadian nahas itu, menurut Arif, adalah insiden pertama sejak tahun 2007, yang menimbulkan korban meninggal dunia.

"Kejadian ini akan menjadi catatan penting untuk meningkatkan standar operasional arung jeram di sungai serayu, agar menjadi lebih baik dan lebih aman," katanya. (Tribun Jateng/Khoirul Muzakki)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul BERDUKA, Dua Orang Meninggal dalam Kecelakaan Wisata Arung Jeram di Sungai Serayu

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved