Sri Lanka Tangkap 10 Tersangka Serangan Anti-Muslim

Juru bicara kepolisian, Ruwan Gunasekara, mengatakan seluruh tersangka itu berasal dari kelompok Buddha radikal Mahason Balakaya.

Sri Lanka Tangkap 10 Tersangka Serangan Anti-Muslim
youthkiawaaz.com
Buddha Sri Lanka (ilustrasi) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian Sri Lanka menangkap seorang pemimpin kelompok Buddha garis keras, Amith Jeewan Weerasinghe, bersama sembilan anggota lainnya yang diduga memprovokasi serangan terhadap umat minoritas muslim di Distrik Kandy awal pekan ini.

Juru bicara kepolisian, Ruwan Gunasekara, mengatakan seluruh tersangka itu berasal dari kelompok Buddha radikal Mahason Balakaya.

Penangkapan dilakukan setelah organisasi tersebut merilis sejumlah video berisikan ujaran kebencian terhadap Muslim di media sosial.

Menteri Dalam Negeri Sri Lanka, Sarath Amunugama, mengatakan kekerasan dipicu oleh oknum dari luar Distrik Kandy.

Pemerintah Sri Lanka memutuskan memblokir akses sejumlah jejaring sosial dan aplikasi komunikasi, seperti Facebook dan Whatsapp selama tiga hari, terhitung mulai Rabu (7/3).

Meski Presiden Maithirpala Sirisena telah menetapkan status darurat pada Rabu, kekerasan yang menargetkan komunitas Muslim sempat meluas. Sejauh ini, bentrokan dilaporkan menewaskan 2 orang.

"Pertama mereka membakar masjid. Bahkan ada beberapa wanita di antara para penyerang itu. Lalu mereka mulai membakar toko-toko yang dimiliki umat Muslim," ucap seorang saksi mata, Mohamed Shifan, 30 tahun, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (9/3).

Saat kerusuhan berlangsung, Shifan mengatakan dia berniat kabur dari pusat konflik menggunakan mobil dengan membawa 3,7 juta rupee atau setara Rp326 juta. Uang tersebut telah lama dikumpulkannya untuk memulai bisnis baru.

Nahasnya, segerombolan orang datang dan membakar mobil Stifan. Kelompok tersebut juga ikut memukulinya saat dirinya hendak melarikan diri.

Kerusuhan bermula pada Minggu (4/3). Warga Kandy mengatakan kerusuhan dipicu kematian seorang pemuda setelah bertengkar dengan sekelompok Muslim.

Halaman
12
Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved