Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

HEBOH! Uang Rp 2,8 Miliar Akan Dibagikan di Daerah ini Dalam Pecahan 50 Ribu

Basaria mengatakan, memang bisa saja ada anggapan uang tersebut akan digunakan untuk membeli peralatan logistik kampanye

Tayang:
Editor:
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
enyidik menunjukkan barang bukti berupa uang Rp 2,8 miliar dalam pecahan Rp 50.000 dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (9/3/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga uang Rp 2,8 miliar yang disita di Kendari, Sulawesi Tenggara, akan dibagi-bagikan kepada masyarakat.

"Dari awal ada komunikasi mengenai penukaran uang ke dalam pecahan Rp 50.000. Prediksi penyelidik, uang itu disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Uang itu diduga sebagai dana kampanye calon gubernur Sultra Asrun.

Basaria mengatakan, memang bisa saja ada anggapan uang tersebut akan digunakan untuk membeli peralatan logistik kampanye.

Namun, KPK menemukan adanya percakapan mengenai pembagian uang kepada masyarakat.

Saat ditemukan penyidik, uang tersebut disimpan di dalam kardus berukuran besar.

Menurut Basaria, uang Rp 2,8 miliar tersebut adalah pemberian dari Direktur PT Sarana Bangun Nusantara (SBN) Hasmun Hamzah kepadaWali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra.

KPK menduga uang suap itu untuk biaya politik ayah Adriatma, Asrun, yang sedang mencalonkan diri sebagai gubernur Sultra di Pilgub Sultra 2018. Adapun PT SBN merupakan perusaahan yang kerap mendapatkan proyek dari Wali Kota Kendari.

Adanya sejumlah kasus korupsi ini membuktikan begitu rentannya terjadi praktik korupsi dalam dinasti politik.(Kompas TV)
Duh Menyayat Hati! Video Curhatan TKW Menangis Kepada Jokowi, Dijual dan Dipukul di Malaysia

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) menangis dalam sebuah video yang diunggah ke Facebook oleh akun Astutik, Kamis (8/3/2018).

Awalnya video tersebut diunggah akun Bernike Samosir, yang telah hilang sejak videonya viral.

TKW itu mengaku berasal dai Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara.

Ia menyatakan berangkat ke Malaysia secara ilegal dengan iming-iming gaji besar.

Namun sesampainya di sana, ia terus dipaksa bekerja oleh sang majikan dan tidak digaji.

Menurut curhatan yang dilontarkannya, ia juga dipukuli dan dijual ke sana kemari oleh sang majikan.

Ia pun merasa tidak sanggup lagi menghadapi cobaan untuknya di Negeri Jiran.

Wanita bernasib malang itu merasa trauma dan meminta pertolongan kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi agar diselamatkan.

"Pak Jokowi, tolong saya, Pak, saya ingin pulang ke Tanah Air, Pak," rengeknya.

Hingga berita ini ditulis, video unggahan Astutik telah dibagikan lebih dari 39 ribu kali.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Setelah Ceraikan Suaminya, Wanita Cantik ini Umumkan Cari Pendamping Baru, ini Syaratnya

TRIBUNMANADO.CO.ID - Usai bercerai dengan Harold Jennings Nesland, mantan artis dewasa Thailand, Kesarin Chaichalermpol atau Nong Nat kini tengah mencari belahan jiwanya.

Diberitakan sebelumnya, Nong Nat telah menceraikan suaminya, Harold, yang berusia 72 tahun.

Nong Nat menceraikan Harold karena dia takut membuat suaminya terkena serangan jantung ketika berhubungan badan.

Sempat tersebar kabar jika Nong Nat menikahi Harold karena ingin memanfaatkan kekayaannya suaminya yang merupakan seorang jutawan asal Amerika Serikat.

Namun tudingan tersebut disanggah oleh Nong Nat lewat pernyataan resminya di media.

"Saya tidak pernah membutuhkan Harold untuk mengurus saya secara finansial, saya bukan 'penggali emas'. Kami masih berteman dan jika ada masalah, saya bisa memanggilnya untuk meminta bantuan," ujar Nong Nat sebagaimana dikutip TribunWow.com dari World of Buzz.

Meski awalnya Harold sempat menolak rencana perceraian, namun akhirnya Nong Nat bisa meyakinkah Harold untuk bercerai.

"Butuh waktu lama bagi Harold untuk menyetujui perceraian itu. Keluargaku tidak ingin aku terpisah. Tapi dia mengerti sekarang. Saya juga tidak ingin dia disiksa. Dia sudah tua sekali. Dia membutuhkan seseorang untuk menjaganya selalu dan kita berada di tempat yang berbeda. Dia memegang kenangan yang kita miliki. Tapi aku tidak," ungkapnya.

Nong Nat saat ini menghidupi diri dengan menjadi seorang model dan mengungkapkan di depan media jika ia sedang mencari pendamping.

Namun ia juga menyantumkan syarat dan kriteria bagi pria yang ingin mempersuntingnya.

Sebagian dari syaratnya adalah si pria harus memberikan laporan bank atau laporan keuangan untuk membuktikan kemapanan finansial sebelum memutuskan untuk menikah.

Nong Nat mengaku jika banyak pria pria yang mengantre untuk memilikinya.

Namun wanita berusia 33 tahun itu tidak ingin terburu-buru dan ingin mencari pasangan yang tepat.

"Saya lajang dan mencari tanggal. Dokumen yang harus diserahkan adalah foto wajah dan gambar lengkap Anda, laporan bank dari lima tahun terakhir untuk menunjukkan bahwa Anda aman secara finansial, surat cerai jika Anda sudah menikah sebelumnya dan kewarganegaraan Anda," ungkap Nong Nat. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved